Taliban Tangkap Seorang Jurnalis Saat Meliput Demo di Kabul
Taliban menangkap sejumah jurnalis karena meliput unjuk rasa di ibu kota, Kabul. Dalam beberapa hari terakhir terjadi demo anti-Taliban dan bentuk dukungan terhadap gerakan perlawanan Panjshir.
Seorang jurnalis Afghanistan ditangkap dan dihukum Taliban karena meliput demo di luar Kedutaan Pakistan di Kabul pada Selasa, menurut sejumlah saksi mata dan laporan media Afghanistan.
Jurnalis yang kemudian dibebaskan ini menyampaikan kepada Associated Press (AP), dia dihukum Taliban karena meliput demo, di mana para pengunjuk rasa mengecam Pakistan yang dituduh mengintervensi Afghanistan.
“Mereka memperingatkan saya dan menyuruh saya meminta maaf karena meliput demo,” ujarnya, berbicara dalam kondisi anonim karena takut akan keamanannya, dikutip dari laman Newsweek, Rabu (8/9).
“Jurnalisme di Afghanistan semakin sulit,” lanjutnya.
Saluran televisi Afghanistan, TOLOnews TV menyampaikan kameramennya, Wahid Ahmadi juga ditangkap. Permintaan kepada Taliban agar membebaskan para jurnalis tersebut telah diunggah di media sosial.
Sejak Taliban mengambil alih pemerintahan di Afghanistan pada 15 Agustus lalu, anggotanya telah dilaporkan mengancam dan memukul jurnalis. Lembaga penyiaran Jerman, Deutsche Welle menyampaikan pejuang Taliban mendatangi rumah ke rumah untuk mencari salah satu jurnalis mereka. Salah seorang anggota keluarga jurnalisnya ditembak mati dan lainnya terluka.
Baca juga:
Menteri Dalam Negeri Taliban Masuk Daftar Terorisme AS & Orang Paling Diburu FBI
Profil Tokoh-Tokoh Taliban dalam Pemerintahan Baru Afghanistan
Sosok Misterius Pemimpin Tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada
Taliban Umumkan Pemerintah Baru Afghanistan
Keharuan Keluarga Sambut Kedatangan Prajurit AS dari Afghanistan