LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Taliban Minta Stasiun Televisi Setop Tayangkan Acara yang Dibintangi Artis Perempuan

Pemerintah Taliban di Afghanistan pada Minggu menerbitkan "pedoman agama" baru yang meminta saluran televisi di negara itu berhenti menayangkan drama atau sinetron yang melibatkan artis perempuan.

2021-11-22 13:00:00
Taliban
Advertisement

Pemerintah Taliban di Afghanistan pada Minggu menerbitkan "pedoman agama" baru yang meminta saluran televisi di negara itu berhenti menayangkan drama atau sinetron yang melibatkan artis perempuan.

Dalam arahan pertama terhadap media Afghanistan yang diterbitkan Kementerian Amar Maruf Nahi Munkar itu, Taliban juga meminta jurnalis perempuan memakai jilbab saat melaporkan liputan mereka.

Dan kementerian tersebut juga meminta stasiun televisi tidak menayangkan film atau acara yang menampilkan sosok Nabi Muhammad atau tokoh yang dihormati lainnya. Selain itu, kementerian ini juga melarang film atau program yang tidak sesuai nilai-nilai Islam dan budaya Afghanistan.

Advertisement

"Ini bukan aturan tapi petunjuk agama," jelas juru bicara kementerian tersebut, Hakif Mohajir kepada AFP.

Arahan baru itu disebarkan secara meluas pada Minggu malam di jaringan media sosial.

Kendati berjanji akan memerintah dengan lebih moderat saat ini, Taliban telah memperkenalkan sejumlah aturan untuk perempuan seperti pakaian yang bisa dipakai saat kuliah, termasuk memukul dan melecehkan jurnalis walaupun telah berjanji untuk menjunjung kebebasan pers.

Advertisement

Dikutip dari Al Arabiya, Senin (22/11), pedoman Taliban untuk saluran televisi ini dikeluarkan setelah dua dekade pertumbuhan besar media Afghanistan independen di bawah pemerintahan yang didukung Barat yang berkuasa di negara itu sampai 15 Agustus 2021, ketika Taliban mengambil alih kekuasaan.

Puluhan stasiun televisi dan radio berdiri atas bantuan Barat dan investasi swasta segera setelah Taliban dilengserkan dari kekuasaan pada 2001.

Selama 20 tahun terakhir, saluran-saluran televisi Afghanistan menayangkan acara-acara dengan beragam jangkauan mulai dari kompetisi menyanyi seperti American Idol, sampai acara pemutaran video musik, dan juga sinetron Turki dan India.

Ketika Taliban berkuasa sebelumnya dari 1996-2001, mereka melarang televisi, film, dan berbagai bentuk acara hiburan, yang disebut tidak bermoral.

Orang yang kedapatan menonton televisi menghadapi hukuman, termasuk televisi mereka dihancurkan. Warga yang ketahuan memiliki CD atau DVD bisa dihukum cambuk.

Waktu itu, hanya ada satu radio, Suara Syariah, yang menyiarkan propaganda dan acara-acara Islami.

Baca juga:
Taliban Mulai Bayar Gaji Pegawai Pemerintah Afghanistan, Sumber Dana Tidak Jelas
Kim Kardashian Bantu Tim Sepakbola Perempuan Afghanistan Melarikan Diri ke Inggris
PBB Sebut ISIS Muncul di Semua Provinsi Afghanistan
Taliban Gelar Parade Militer dengan Persenjataan Amerika
Taliban Gelar Parade Militer Pakai Kendaraan Lapis Baja AS
Jurnalis Afghanistan Tewas dalam Sebuah Ledakan Bom di Kabul

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.