Tak Sengaja Makan Wasabi, Wanita Ini Malah Terkena Sindrom Patah Hati
Wanita berusia 60-an ini sedang menghadiri pesta pernikahan. Terdapat satu sendok teh pasta hijau di piring hidangannya yang dia kira adalah alpukat.
Seorang wanita di Israel dilaporkan terkena "sindrom patah hati" yang mirip serangan jantung setelah tak sengaja memakan wasabi.
Menurut IFL Science, wanita berusia 60-an ini sedang menghadiri pesta pernikahan. Terdapat satu sendok teh pasta hijau di piring hidangannya yang dia kira adalah alpukat.
Wanita ini memakan pasta hijau tersebut tanpa tahu bahwa itu wasabi.
Lima menit kemudian, dia tiba-tiba mulai merasakan sakit di dadanya, yang menjalar ke lengannya.
Sakit itu berlangsung selama satu jam. Rasa sakit itu mereda saat pesta berakhir. Namun, wanita itu kembali merasa lemah keesokan harinya.
Dia kemudian menemui dokter. Setelah melalui pemeriksaan, dokter mendiagnosis dia terkena "Sindrom Patah Hati".
Sindrom Patah Hati atau Kardiomiopati Takotsubo adalah disfungsi ventrikel kiri yang biasanya terjadi pada wanita yang lebih tua setelah stres emosional atau fisik yang intens secara tiba-tiba.
Reaksi terhadap alergi
Sindrom ini memengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh sistem tubuh, yang menyebabkan gejala yang mirip dengan serangan jantung.
Penyebab wanita itu terkena sindrom ini diduga akibat mengonsumsi wasabi. Rupanya, penelitian dahulu mencatat sindrom patah hati dapat dipicu oleh reaksi seseorang terhadap alergi untuk makanan tertentu.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh peneliti yang menangani kasus ini.
"Sejauh pengetahuan kami, ini adalah laporan pertama dari kardiomiopati takotsubo yang dipicu oleh konsumsi wasabi," kata penulis dalam penelitian tersebut.
Untungnya, kondisi wanita itu tidak serius. Dia pulih dengan baik setelah diobati dengan ACE inhibitor dan beta blocker. Dia dipulangkan dan pulih sepenuhnya dalam waktu satu bulan.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)