Tak selesaikan tugas, karyawan di China dihukum berlutut depan umum
"Berlutut sukarela di jembatan selama satu jam sebagai hukuman untuk tugas yang belum selesai," tulisan di dada mereka.
Beberapa pria terlihat sedang berlutut di sebuah jembatan. Rupanya mereka sedang menjalani hukuman lantaran dianggap tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya di Xiamen, Provinsi Fujian, China.
Mereka mengejutkan orang-orang yang sedang berjalan di sekitar sana. para karyawan sebuah perusahaan ini juga ditempel tulisan di depannya.
Selain nama dan tanggal, ada kalimat yang berbunyi, "berlutut sukarela di jembatan selama satu jam sebagai hukuman untuk tugas yang belum selesai."
Peristiwa ini jadi perbincangan di berbagai media sosial China. Para netizen kebanyakan marah pada perlakuan perusahaan yang telah memperlakukan karyawannya dengan tidak baik.
Mereka menganggap ditegur dengan metode hukuman dipermalukan depan publik sangatlah tidak manusiawi.
"Jika saya jadi mereka, saya akan memilih untuk keluar dari pekerjaan saya itu," tulis salah satu pengguna media sosial di sana, seperti yang dilansir dari CCTV News, Selasa (20/1).
Bahkan, seorang dosen hukum di universitas setempat mengatakan perusahaan harus ditindak secara hukum jika karyawannya ditemukan tidak secara sukarela dalam menjalankan hukumannya, dalam hal ini berarti dipaksa.
"Jika tidak secara sukarela, maka mereka (perusahaan) melanggar hak-hak karyawannya sebagai manusia," kata Ju Donghong.
(mdk/din)