LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tak Mengerjakan PR, Bocah di Prancis Dianiaya Hingga Tewas

Berdasarkan hasil autopsi, pemukulan kemungkinan menjadi penyebab utama kematian.

2018-11-22 11:09:02
Prancis
Advertisement

Seorang bocah asal Prancis kehilangan nyawa di tangan kerabatnya sendiri karena hal yang sepele. Bocah malang itu dianiaya hingga tewas hanya karena tidak mengerjakan PR.

"Penyebab kematiannya masih diselidiki, tetapi kami yakin dia dipukuli karena menolak mengerjakan PR," demikian diungkapkan jaksa setempat, dilansir dari laman Asia One, Kamis (22/11).

Peristiwa tragis ini terjadi di kediaman bocah tersebut di Mullhouse pada 17 September lalu. Usai kejadian, kerabat bocah itu sempat memanggil layanan darurat tetapi tim paramedis tidak bisa menyelamatkan nyawanya.

Advertisement

Empat kerabat dari bocah sembilan tahun itu terdiri dari ibu, kakak perempuan berusia 20 tahun, kakak laki-laki berusia 19 tahun, dan pacar dari kakak laki-lakinya. Keempatnya dibawa ke tahanan kemarin untuk diinterogasi terkait penganiayaan tersebut.

Berdasarkan hasil autopsi, pemukulan kemungkinan menjadi penyebab utama kematian.

Baca juga:
Kemarahan Warga Prancis Saat Tolak Kenaikan Harga BBM
Seperempat Juta Warga Prancis Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM
Peringatan Akhir Perang Dunia I, Ini Kunjungan Bersejarah Pemimpin Jerman & Prancis
Dua bangunan tua di Prancis roboh, petugas cari korban di antara reruntuhan
Lampu Menara Eiffel dipadamkan untuk beri penghormatan bagi Khashoggi
Puluhan mortir Perang Dunia I ditemukan di dasar sungai Prancis

Advertisement
(mdk/ias)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.