Tak kapok, Charlie Hebdo muat wajah nabi di sampul edisi terbaru
Ibu Kota Paris, Prancis dijaga ketat 10 ribu personil polisi.
Tabloid satir Prancis Charlie Hebdo terbit lebih awal setelah tragedi pembantaian di kantor mereka yang menewaskan 12 anggota redaksi termasuk para kartunis. Namun penerbitan ini disinyalir bakal kembali bikin tersinggung umat Islam. Sampul depan mereka kembali dihiasi rupa Nabi Muhammad SAW tengah bersedih sambil membawa tulisan 'Je Suis Charlie'.
Stasiun televisi Al Jazeera melaporkan, Selasa (13/1), edisi kali ini bakal dicetak tiga juta eksemplar, lima kali lebih banyak dari biasanya. Nampaknya tabloid ini tidak belajar dari peristiwa yang membuat mereka harus membayar mahal. Gara-gara menerbitkan serial kartu nabi Charlie Hebdo diberondong peluru dengan total korban tewas 17 orang.
Beberapa media nampak enggan melansir wajah depan sampul terbaru Charlie Hebdo ini. Bahkan lansiran Al Jazeera beberapa sekola Yahudi dijaga ketat aparat kepolisian. Sekitar 10 ribu petugas terjun mengamankan Ibu Kota Paris hari ini, demikian disampaikan Menteri Pertahanan Jean Yves Le Drian.
Baca juga:
Selidiki kasus Charlie Hebdo, polisi Prancis mendadak bunuh diri
Dubes Jerman sebut penyerangan Charlie Hebdo tak cerminkan Islam
Bertemu JK, Dubes Mesir kecam penyerangan Charlie Hebdo
Remaja Prancis kaget jadi tersangka tragedi Charlie Hebdo
Manfaatkan Charlie Hebdo untuk promosi, Madonna picu kontroversi
Ayah pelaku penembakan toko Yahudi di Prancis alami depresi