LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tak Bisa Jawab Jumlah Pasien Corona, Ketua Komisi Kesehatan Kota di China Dipecat

Tang dipecat setelah memicu kemarahan masyarakat luas karena tidak mampu menjawab pertanyaan dasar di televisi pemerintah pada Kamis (30/1).

2020-01-31 13:54:00
Virus Corona
Advertisement

Pihak berwenang China memecat Tang Zhihong, Ketua komisi kesehatan di kota Huanggang, yang dekat dengan pusat penyebaran wabah virus Corona.

Tang dipecat setelah memicu kemarahan masyarakat luas karena tidak mampu menjawab pertanyaan dasar di televisi pemerintah pada Kamis (30/1).

Tang Zhihong, Ketua komisi kesehatan di kota Huanggang, melaporkan hampir 500 kasus virus Corona yang dikonfirmasi dengan 12 kematian, saat muncul di televisi pemerintah pada Kamis pagi.

Advertisement

Tetapi ketika ditanya tim inspeksi pemerintah pusat dan seorang wartawan tentang masalah-masalah yang terjadi, semisal jumlah orang yang dapat ditangani rumah sakit tertentu, Tang tidak dapat segera menjawab.

Dikutip dari laman asiaone.com , Tang mengatakan tidak tahu. "Aku tidak tahu, aku tidak jelas". Setelah dia ditanya berapa banyak orang sakit di sana.

"Aku hanya tahu ada berapa tempat tidur. Jangan tanya berapa banyak orang yang dirawat."

Advertisement

Beberapa jam kemudian, dalam pernyataan singkat, departemen kesehatan kota mengatakan jika Tang telah dipecat.

Departemen kesehatan kota tidak memberikan keterangan detail mengenai pemecatan itu.

Cerita sebenarnya mengenai Tang menghasilkan lebih dari setengah juta komentar di akun Weibo, dalam beberapa jam setelah diposting dari saluran berita televisi, kebanyakan komentar dari mereka disampaikan dengan nada marah.

Pemerintah mengatakan akan menyelidiki dan menghukum para pejabat yang pekerjaannya mengendur dalam memerangi virus corona.

Jumlah kasus di Huanggang adalah kedua terbanyak setelah kasus yang terjadi di Wuhan, tempat virus tersebut pertama kali dilaporkan pada bulan Desember.

Sebagian besar akses di Huanggang juga telah ditutup dari dunia luar oleh pemerintah demi mengendalikan penyebaran virus.

Reporter Magang : Roy Ridho

Baca juga:
Antisipasi Virus Corona, Mendag Agus Selektif Impor Makanan dan Minuman dari China
Cerita Pilu dari Korban Terdampak Virus Corona
Istana: Evakuasi WNI di Wuhan Tak Semudah Urusan Antar Provinsi di Indonesia
Ini Alasan WHO Tetapkan Wabah Virus Corona jadi Darurat Kesehatan Global
Cek Fakta: Video Wanita Meninggal di Toko Ternyata Bukan Karena Virus Corona
Waspadai Virus Corona, Banyak Pasien Flu Biasa yang Periksakan Diri ke Dokter

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.