Surati Jokowi, Pemerintah Singapura Siap Bantu Atasi Tsunami Selat Sunda
Surati Jokowi, Pemerintah Singapura Siap Bantu Atasi Tsunami Selat Sunda. Dalam suratnya, Halimah Yacob menuliskan duka cita mendalam dan solidaritas rakyat Singapura atas tragedi tsunami di Anyer dan Banten. Dia menyebut Singapura siap membantu jika dibutuhkan.
Pemerintah Singapura menyampaikan duka cita atas bencana tsunami di Selat Sunda yang berimbas ke wilayah Banten dan Lampung. Mereka juga menawarkan bantuan apabila diperlukan.
Presiden Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi, tanggal 23 Desember 2018. Dalam suratnya, Halimah Yacob menuliskan duka cita mendalam dan solidaritas rakyat Singapura atas tragedi tsunami di Anyer dan Banten. Dia menyebut Singapura siap membantu jika dibutuhkan.
"Saya menyampaikan duka cita terdalam atas korban meninggal dan luka-luka serta kehancuran yang terjadi," tulis Halimah Yacob dalam suratnya.
Surat PM Lee Hsien Loong pun senada.
"Saya percaya rakyat Indonesia mampu mengatasi musibah ini dengan kekuatan dan solidaritas. Singapura siap membantu pemulihan bencana jika Indonesia meminta," tulis Lee Hsien Loong.
Sementara itu Kedutaan Singapura di Jakarta mencatat tak ada korban warga negara Singapura dalam tragedi tsunami di Anyer dan Lampung. Namun mereka meminta warganya yang berada di daerah terdampak waspada dan terus memantau perkembangan melalui aparat terkait dan media massa lokal.
Baca juga:
Korban Tsunami Banten: Doain Ya, Kalau Umur Panjang, Aku Mau ke Yaman
Kemendagri Siagakan Tim Pengungkap Identitas Korban Tsunami Selat Sunda
Ahli Sebut Tsunami Susulan Masih Mungkin Terjadi di Selat Sunda
2 Jam Mencari, Korban Tsunami Banten Temukan Mobilnya Tersangkut di Pohon
Terdengar Suara Dentuman Seperti Perang Sebelum Tsunami di Banten