Sudah malas hidup kaya, taipan muda China jual semua hartanya
Dia mendalami ajaran Buddha yang mengatakan harta sebuah penderitaan.
Seorang taipan muda China sudah bosan hidup kaya gara-gara kecelakaan. Kini dia membuang semua hartanya dan memilih tinggal di sebuah rumah mungil dekat pegunungan.
Surat kabar South Morning China Post melaporkan, Sabtu (22/11), Liu Jingchong asal Provinsi Guangdong, mantan pengusaha di bidang manufaktur dan tekstil besar ini mengubah gaya hidupnya setelah mobil dikendarainya menabrak pagar pembatas jalan.
Bukan lantaran dia terluka, justru kecelakaan kecil itu tak menggores kulitnya sedikit pun. Peristiwa nahas itu terjadi di tempat jauh dari keramaian di Provinsi Qinghai. Alih-alih beli mobil baru untuk mengganti kendaraan rusak, dia malah berdiam di sebuah hotel dan membaca buku tentang ajaran Buddha.
Dia amat tersentuh dengan kalimat Buddha berbunyi 'Harta hanya membuat menderita'. Akhirnya dia menjual seluruh kekayaannya. "Saya tidak menyepi atau hidup sendiri. Saya sangat senang jika ada seseorang mau mengunjungi saya dan berbagi pengalaman. Saya mencintai kehidupan saya yang sekarang," ujar Liu.
Di rumah mungilnya dia membangun perpustakaan pribadi banyak diisi buku-buku soal ajaran Buddha dan kesederhanaan.
Baca juga:
Lelaki di China bisa ikut merasakan sakitnya melahirkan
China bongkar kasus salah eksekusi dua dekade lalu
Sopir China pecahkan rekor parkir paralel berjarak 8 sentimeter
Dimarahi pacar pamannya, penis bocah tiga tahun ini dipotong
Empat pasangan muka tembok mesum di tempat umum