Suami Guru Korban Penembakan Texas Meninggal Dua Hari Setelah Istrinya Tewas
Suami guru yang menjadi korban dalam penembakan massal Uvalde, Texas, meninggal karena serangan jantung dua hari setelah insiden tersebut.
Suami guru yang menjadi korban dalam penembakan massal Uvalde, Texas, meninggal karena serangan jantung dua hari setelah insiden tersebut. Irma Garcia (46), satu dari dua guru SD Robb yang tewas ditembak dalam serangan paling mematikan terbaru di Amerika Serikat pekan lalu.
Seorang anggota keluarga mengonfirmasi kematian suami Irma, Joe Garcia di Twitter.
"Dia meninggal karena berduka," tulis keponakan Irma Garcia, John Martinez, dikutip dari laman The Independent, Senin (30/5).
Menurut laporan Dallas News, Irma dan Joe Garcia berpacaran sejak SMA dan memiliki empat anak. Mereka telah menikah selama 24 tahun.
"Saya tidak bisa berkata-kata bagaimana perasaan kami," kata Martinez.
"Tolong doakan keluarga kami. Semogan Tuhan merahmati kami, ini tidak mudah."
Irma Garcia telah bekerja di SD Robb selama 23 tahun ketika dia terbunuh dalam serangan tersebut. Dia merupakan guru berprestasi dan pada 2019 menjadi finalis Trinity Prize for Excellence in Teaching oleh Universitas Trinity, penghargaan untuk guru berprestasi di San Antonio.
Baca juga:
Donald Trump Usulkan Guru di AS Diizinkan Bawa Senjata ke Ruang Kelas
Penembakan Texas, Polisi Baru Ungkap Kronologi Mengejutkan Berbeda dari Sebelumnya
"Saya Tak Pernah Membayangkan Penembakan Ini Terjadi Di Komunitas yang Damai Ini"
Ini Sosok Salvador Ramos, Pelaku Penembakan Sekolah di Texas
Pelaku Penembakan Texas Sempat Unggah Status di Facebook Soal Serangan di Sekolah