Staf Gedung Putih akan Divaksin Lebih Dulu dari Rakyat Amerika
Vaksinasi, yang akan dimulai secepatnya pekan ini, dilaksanakan di tengah terbatasnya persediaan vaksin dan secara umum hanya tersedia untuk petugas kesehatan dengan risiko tinggi.
Menurut seorang pejabat Gedung Putih, pejabat tinggi Gedung Putih akan menjadi orang yang pertama kali mendapatkan vaksin virus corona di Amerika Serikat.
Vaksinasi, yang akan dimulai secepatnya pekan ini, dilaksanakan di tengah terbatasnya persediaan vaksin dan secara umum hanya tersedia untuk petugas kesehatan dengan risiko tinggi.
Pada Minggu malam, Presiden Donald Trump menyampaikan di Twitter, staf Gedung Putih harus menerima vaksin "agak telat dalam program ini, kecuali secara khusus diperlukan."
"Saya sudah minta agar penyesuaian ini dilakukan," ujarnya, dikutip dari CNN, Senin (14/12).
"Saya tidak dijadwalkan untuk divaksin, tetapi berharap untuk melakukannya pada waktu yang tepat. Terima kasih!"
The New York Times pertama kali melaporkan soal vaksinasi Gedung Putih ini. Bagian lain dari pemerintahan Trump akan divaksinasi dalam beberapa hari mendatang.
Seorang pejabat pemerintah mengatakan, penyedia layanan kesehatan di Institut Kesehatan Nasional (NIH) akan mulai divaksin dalam waktu dekat. Dokter dan perawat di unit perawatan intensif di NIH Clinical Center akan diprioritaskan untuk menerima vaksin terlebih dahulu.
Pejabat tinggi lainnya, seperti Dr. Anthony Fauci, berada dalam daftar untuk menerima vaksin menyusul staf yang memiliki peringkat lebih tinggi pada daftar prioritas.
"Pejabat senior di ketiga cabang pemerintah akan menerima vaksin sesuai dengan kelangsungan protokol pemerintah yang ditetapkan dalam kebijakan eksekutif," jelas juru bicara Dewan Keamanan Nasional, John Ullyot dalam sebuah pernyataan.
"Rakyat Amerika harus memiliki keyakinan bahwa mereka menerima vaksin yang aman dan efektif yang sama seperti pejabat senior pemerintah Amerika Serikat atas saran dari para profesional kesehatan masyarakat dan kepemimpinan keamanan nasional," lanjutnya.
Terjadi beberapa wabah virus corona di Gedung Putih selama pandemi. Presiden Trump sendiri terinfeksi musim gugur lalu, sebelum pemilihan presiden.
(mdk/pan)