LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Spanduk di Korsel sebut Megawati Presiden RI, KBRI minta dicopot

Gambar spanduk kontroversial itu viral. Si pembuat spanduk orang Korsel tak konsultasi dengan KBRI

2015-10-13 10:12:33
Korea Selatan
Advertisement

Spanduk di pintu pusat informasi wisata dan bisnis Indonesia di Kota Busan, Korea Selatan, jadi perbincangan pengguna Internet di tanah Air. Dalam spanduk itu tertulis "Selamat datang Ibu Presiden Megawati Soekarnoputri di Busan Indonesia Centre!"

Padahal diketahui, Presiden Indonesia saat ini adalah Joko Widodo. Sontak, spanduk ini memicu perdebatan. Ada netizen mengingatkan KBRI Seoul, menanyakan maksud pemasangan spanduk untuk acara bertanggal 18 Oktober mendatang. "Sungguh terlalu," tulis akun twitter @siturtm.

Akun facebook Arkian Damaris juga mengingatkan bahwa Megawati tidak perlu ditulis dengan embel-embel presiden. "Karena sekarang Presiden Republik Indonesia adalah Joko Widodo."

Advertisement

Ada pula akun yang justru menjadikan gambar ini ejekan untuk Presiden Jokowi. Megawati, selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, setahun terakhir dituding politikus oposisi lebih dominan dalam pengambilan kebijakan politik dibanding RI-1.

"Korea Selatan sudah tahu kenyataan yang sebenarnya :)" tulis akun @SalamehHamzah.

Advertisement

Dalam klarifikasi tertulis yang disebar di Facebook, KBRI Seoul membenarkan bahwa spanduk itu terpasang sejak kemarin (12/10). Namun, sang pembuat spanduk ini bukan dari unsur pemerintah, melainkan seorang dosen setempat bernama Kim Soo-il. Atas inisiatif pribadi, dia membuat spanduk tersebut tanpa berkonsultasi dengan KBRI.

Kim sekaligus pemilik gedung yang disewa Busan Indonesia Centre dan KBRI untuk pelayanan kekonsuleran. Megawati akhir pekan ini memang melawat ke tiga kota di Korsel, termasuk Busan. Di kota ini, cukup banyak WNI yang bermukim, sehingga Megawati diagendakan menemui mereka.

"KBRI Seoul telah meminta pemilik gedung untuk memperbaiki spanduk tersebut dengan penyebutan Presiden RI ke-5," seperti dikutip dari keterangan tertulis itu.

Ketika berita ini dilansir, spanduk itu kabarnya telah dicopot dan tulisannya segera direvisi.

Baca juga:
Gerindra soal Mega disebut Presiden: Harusnya Jokowi tersinggung
Spanduk di Korsel sebut Megawati Presiden RI dibuat dosen
Risma diperintah Megawati jaga tradisi kemenangan PDIP di Surabaya
Megawati resmikan 'Rumah Soekarno' di China
Datangi KPK, sejumlah mahasiswa minta Megawati dan BG diperiksa

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.