Sopir Uber di Atlanta perkosa penumpang sedang mabuk berat
Dari catatan perjalanan diketahui sang sopir sengaja mengambil jalan memutar dan lebih lama saat mengantar korban. Di saat itulah dia merudapaksa korban, lalu setelah selesai mengantarkannya ke tujuan.
Seorang sopir Uber di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat dibekuk lantaran diduga memperkosa penumpangnya yang sedang mabuk. Namun, aparat penegak hukum curiga kalau dia sebelumnya pernah berbuat hal serupa terhadap perempuan lain memakai jasanya.
Dilansir dari laman TIME, Minggu (17/12), sopir Uber diduga memperkosa penumpangnya itu bernama Abdoulie Jagne (58). Dia ditangkap bermula dari laporan seorang korban merupakan perempuan berusia 16 tahun.
Menurut polisi, korban saat itu memang mabuk berat usai minum-minum di sebuah bar pada Senin lalu. Saat hendak pulang ke apartemennya, dia memesan jasa transportasi daring Uber dengan sopir Jagne.
Setelah sampai di tujuan, korban lantas turun dari mobil dan lari menuju apartemennya. Namun, karena panik dia mengetuk sejumlah pintu tetangganya. Salah satunya terbangun dan melihat korban hanya bisa merajuk dan celananya sudah melorot. Menurut saksi, korban mengaku diperkosa oleh sopir Uber mengantarnya. Dia lalu melapor kepada polisi.
Korban lantas dibawa ke rumah sakit dan memberi pernyataan kepada polisi. Tiga hari kemudian polisi menangkap Jagne. Kabarnya, Jagne diam saja dan tidak melawan ketika dibekuk.
Polisi menyatakan, dari catatan perjalanan diketahui Jagne sengaja mengambil jalan memutar dan lebih lama buat mengantar korban. Di saat itulah dia merudapaksa korban, lalu setelah selesai mengantarkannya ke tujuan.
Walau demikian, polisi curiga kalau Jagne, yang baru dua bulan menjadi sopir Uber, juga pernah melakukan hal sama terhadap penumpang lainnya. Kini dia ditahan sembari menunggu sidang. Bukan kali ini saja terjadi kejahatan dilakukan atau melibatkan sopir Uber. Bahkan, sejumlah penumpang jadi korban di AS ramai-ramai mengajukan gugatan class action ke perusahaan itu.
Baca juga:
Laporan Kesenjangan Dunia: Orang kaya makin kaya, kelas menengah terpuruk
Amerika desak Myanmar bebaskan dua wartawan Reuters
AS tak punya pilihan selain mengakui Assad tak bisa dijatuhkan
Amerika Serikat bakal kirim pasukan siber ke medan perang
Rusia siap jadi penengah antara AS dan Korut soal krisis nuklir
AS meragukan Rusia tarik mundur pasukan dari Suriah
Kedutaan AS tidak akan pindah ke Yerusalem di era Trump