Sonar Basarnas temukan lokasi puing AirAsia QZ8501 di dasar laut
Namun belum diketahui apakah puing pesawat itu masih dalam keadaan utuh atau sudah hancur.
Ketua Badan SAR Surabaya Hernanto hari ini mengatakan alat pendeteksi dengan sonar (gelombang suara) telah menemukan lokasi puing AirAsia QZ8501 dalam keadaan terbalik di dasar Laut Jawa.
Namun belum diketahui apakah puing pesawat itu masih dalam keadaan utuh atau sudah hancur, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Rabu (31/12).
Di hari keempat pencarian ini, Basarnas mengerahkan sejumlah helikopter dan pesawat ke perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.
"Unsur udara 17 helikopter disiapkan. Saat ini belum bergerak karena cuaca gabungan, kemudian ada 9 pesawat base wing sewaktu-waktu kita gerakan mencari, mengevakuasi," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (31/12).
"Sekarang sudah 80 persen kekuatan, sudah masuk hanya belum bisa laksanakan karena gelombang dua sampai tiga meter, hujan deras juga di daerah operasi," tambahnya.
Kemarin tim Basarnas menemukan serpihan dan jenazah korban pada jarak 190 kilometer dari Pangkalanbun, atau sepuluh kilometer dari titik hilangnya pesawat berpenumpang 162 orang itu.
Baca juga:
Washington Post sindir tvOne tayangkan jasad mengambang
Jenazah korban AirAsia tak dibersihkan untuk keperluan tes DNA
Keluarga penumpang AirAsia mulai jalani tes DNA di Juanda
Jokowi minta laporan detail evakuasi AirAsia
Dunia puji keberhasilan Basarnas temukan AirAsia QZ 8501