Soeharto paling gemar naik Fokker
Fokker F-28 itu merupakan favorit Soeharto dan keluarga buat kunjungan daerah dan melancong.
Pesawat Fokker asal Belanda paling digemari mendiang Presiden Soeharto. Terbukti di era Orde Baru beberapa maskapai dalam negeri, yakni Pelita Air Service, Sempati, Mandala Airlines paling banyak mengoperasikan pesawat itu buat melayani rute penerbangan dalam negeri. Tentu saja saat itu mereka sedang berjaya di langit Indonesia.
Sejak Ir. Soekarno turun dari kursi kepresidenan, seluruh pesawat yang pernah digunakannya praktis dikandangkan atau bahkan dijual. Orde Baru lebih memilih pesawat angkut Hercules C-130 dan Helikopter Puma SA-330 dan SA-332 Super Puma buat kunjungan dalam negeri pada masa awal pemerintahan. Setelah keadaan ekonomi membaik, Soeharto lantas membeli beberapa unit pesawat Fokker F-28, seperti dilansir rawins.com.
Fokker F-28 itu merupakan favorit Soeharto dan keluarga buat kunjungan daerah dan melancong. Pesawat itu pun dimodifikasi bagian kabinnya buat memenuhi kebutuhan itu. Buat urusan perawatan, moda transportasi itu "dititipkan" kepada maskapai Pelita Air Service, anak perusahaan Pertamina. Tetapi sebagian dari pesawat itu juga digunakan buat melayani rute penerbangan dalam negeri.
Fokker juga menikmati masa kejayaan sejak era 1970an hingga akhir 1990an, terutama di Indonesia lantaran permintaan akan pesawat itu meningkat pesat. Kelebihan pesawat itu Fokker seri F-28 dan F-100 lantaran kabinnya sangat nyaman. Pesawat tanggung itu juga bisa mendarat pada landasan pendek, cocok dengan karakteristik bandar udara di Indonesia.
Namun, di pertengahan 1990-an Fokker dinyatakan bangkrut lantaran kalah bersaing dengan pabrik pesawat kelas menengah lain, seperti Embraer asal Brasil dan Bombardier dari Kanada.
(mdk/fas)