Soal Suriah, Amerika masih percaya pada solusi politik
Kerry mengungkapkan sejak Oktober tahun lalu jumlah pengungsi di dalam negeri Suriah sudah meningkat sebanyak 50 persen.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry hari ini mengatakan dia masih percaya kepada solusi politik buat mengatasi konflik di Suriah.
"Masyarakat internasional harus mencapai kesepakatan untuk mencapai solusi politik. Kami masih percaya bukan solusi militer yang dibutuhkan tapi solusi politik," ujar Kerry dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (17/2).
Menurut Kerry, kondisi saat ini di Suriah makin parah karena rezim Bashar al-Assad memperburuk situasi. Assad masih terus berperang dan bukan bernegosiasi. Sementara kelompok oposisi mau bernegosiasi. Rusia juga menurut dia harus menjadi bagian dari solusi.
Dalam Konferensi Jenewa Kedua di Swiss bulan lalu masyarakat internasional dan kelompok oposisi berupaya mencapai kesepakatan buat membentuk pemerintahan transisi buat Suriah.
Menanggapi isu kelompok pemberontak yang ikut berperang di Suriah, Kerry menyatakan Assad sendiri membuat para pemberontak itu masuk ke Suriah karena melihat penderitaan rakyat.
"Karena Assad mengebom rakyat sipil, membiarkannya menderita kelaparan maka para pemberontak itu masuk berperang ke Suriah."
Kerry mengungkapkan sejak Oktober tahun lalu jumlah pengungsi di dalam negeri Suriah sudah meningkat sebanyak 50 persen dan pengungsi ke luar negeri meningkat 30 persen.
"Kami akan lanjutkan fokus untuk mencapai pemerintahan transisi," tegas Kerry.(mdk/fas)