Siapa yang Pertama Temukan Api dan Bagaimana Caranya? Ini Kata Sains
Api pertama kali ditemukan oleh manusia purba sekitar 2 juta tahun lalu. Namun, sejumlah ahli meyakini api yang mampu dikendalikan pertama baru ada 200.000 tahun lalu.
Saat ingin membuat api, apa yang manusia lakukan? Dengan teknologi modern, kita bisa menciptakan api salah satunya dengan pemantik.
Akan tetapi, ribuan hingga jutaan tahun lalu, pemantik modern belum ditemukan. Namun, peninggalan menunjukkan masa itu manusia sudah mengenal api.
Bagaimana cara mereka menciptakan api? Simak penjelasan yang dilansir dari IFL Science.
Manusia purba pencipta api pertama, Neanderthal dan Homo sapiens, diduga menggunakan beberapa metode, seperti menghancurkan batu dan menggunakan tongkat gosok.
Namun, dari kedua teknik paling dasar itu, ahli ingin memecahkan metode mana yang digunakan untuk menciptakan api pertama.
Untuk memecahkan teka-teki itu, ahli telah menganalisis proses kognitif yang diperlukan untuk setiap metode.
Membutuhkan kecerdasan
Metode pertama bernama metode "strike-a-light". Dalam metode ini, manusia menciptakan api dengan menghancurkan bongkahan batu api ke batu yang cocok seperti pirit besi. Ada bukti yang mendukung metode ini pernah digunakan, yaitu penemuan alat pembuat api awal di situs Paleolitik Atas, Eropa.
Pembuatan api dengan menggunakan alat ini dianggap membutuhkan kecerdasan, sehingga penulis penelitian berspekulasi bahwa spesies manusia yang telah punahlah yang menggunakan alat ini.
Ada pula metode menggesek api. Melalui metode ini, api diciptakan dengan dua jenis kayu yang berbeda untuk membuat bor api.
Untuk menghasilkan bara dengan menggunakan bor semacam itu, manusia purba harus meruncingkan kayu agar sesuai dengan papan kayu datar.
2 juta tahun lalu
Namun, ahli beranggapan metode kedua cukup sulit untuk menciptakan api. Alasannya karena dua jenis kayu yang berbeda untuk membuat bor api.
Peralatan bor api kuno juga tidak ada dalam catatan arkeologi. Hal itu karena kayu cenderung tidak bertahan dalam waktu lama.
Jadi, sepertinya sebelum manusia modern menciptakan api dengan pemantik atau menggesekkan kayu, tampaknya Neanderthal Eurasia menciptakan api dengan menghancurkan batu secara bersamaan.
Api pertama kali ditemukan oleh manusia purba sekitar 2 juta tahun lalu. Namun, sejumlah ahli meyakini api yang mampu dikendalikan pertama baru ada 200.000 tahun lalu.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)