LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Siapa Pelaku Teror 9 Kepala Babi di Masjid Prancis?

Polisi Prancis mengungkapkan bahwa kepala babi ditemukan diletakkan di depan empat masjid di pusat kota serta lima masjid lainnya di daerah pinggiran Paris.

Rabu, 10 Sep 2025 19:31:00
babi
Kepala Polisi Paris, Laurent Nuez, mengatakan kepala-kepala babi tersebut diletakkan di depan empat masjid di dalam kota dan lima masjid lain di pinggiran Paris (Dok. AFP). (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Setidaknya sembilan kepala babi ditemukan di depan beberapa masjid di Paris pada hari Selasa, yang menimbulkan keprihatinan baru terkait meningkatnya kebencian terhadap Muslim di Prancis. Kepala Polisi Paris, Laurent Nuez, mengungkapkan bahwa kepala-kepala babi tersebut diletakkan di depan empat masjid di dalam kota dan lima masjid lainnya di pinggiran Paris.

"Kami tidak menutup kemungkinan akan ada temuan lebih banyak lagi," katanya dalam konferensi pers, seperti yang dikutip dari laman The Guardian, Rabu (10/9/2025).

Polisi telah memulai penyelidikan terkait dugaan hasutan kebencian yang diperburuk oleh diskriminasi berdasarkan ras dan agama. Nuez menganggap tindakan ini sebagai sesuatu yang "tercela."

Beberapa kepala babi bahkan ditemukan dengan nama Presiden Emmanuel Macron yang ditulis menggunakan tinta biru, menurut informasi dari kantor kejaksaan Paris. Dalam ajaran Islam, babi dianggap haram, sehingga insiden ini dipandang sebagai simbol provokatif. Nuez juga menyebutkan adanya kemungkinan keterkaitan dengan kasus serupa sebelumnya yang melibatkan "campur tangan asing," meskipun ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menarik kesimpulan.

Advertisement

Pada bulan Juni lalu, tiga warga Serbia didakwa merusak situs-situs Yahudi dalam kasus yang menurut penyidik diduga mendapat dukungan dari Rusia. Prancis sendiri merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di Uni Eropa dan juga memiliki komunitas Yahudi terbesar di luar Israel dan Amerika Serikat.

Laporan dari Badan Hak Fundamental Uni Eropa menunjukkan bahwa sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023, berbagai negara anggota Uni Eropa mengalami lonjakan insiden anti-Muslim dan antisemitisme. Di Prancis, Kementerian Dalam Negeri mencatat adanya peningkatan insiden anti-Muslim sebesar 75 persen pada periode Januari hingga Mei 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan serangan langsung terhadap individu bahkan tercatat meningkat tiga kali lipat.

Advertisement

Berikan kritik yang tegas

Kepala Polisi Paris, Laurent Nuez, mengatakan kepala-kepala babi tersebut diletakkan di depan empat masjid di dalam kota dan lima masjid lain di pinggiran Paris (Dok. AFP). © 2025 Liputan6.com

Insiden terbaru di Paris segera mendapatkan reaksi keras dari berbagai kalangan.

Diketahui bahwa Presiden Emmanuel Macron telah melakukan pertemuan dengan perwakilan komunitas Muslim untuk menunjukkan dukungan. Wali Kota Paris, Anne Hidalgo, mengecam tindakan tersebut dengan menyebutnya sebagai "rasis" dan menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan hukum.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau menyatakan bahwa insiden ini "keterlaluan dan sama sekali tidak dapat diterima." Ia juga menambahkan, "Saya ingin saudara-saudara Muslim kita bisa menjalankan keyakinannya dengan damai."

Advertisement

Di sisi lain, Chems-Eddine Hafiz, Rektor Masjid Agung Paris, mengutuk keras aksi tersebut sebagai bentuk Islamofobia. Ia mengatakan, "Ini adalah tahap baru yang menyedihkan dalam kebangkitan kebencian anti-Muslim." Bassirou Camara, Ketua kelompok antidiskriminasi Addam, juga memberikan peringatan mengenai kemungkinan eskalasi lebih lanjut. Ia mengungkapkan, "Kami sudah berbulan-bulan memperingatkan, tetapi tidak ada yang mendengarkan. Apa langkah selanjutnya? Melempar kepala babi ke arah jamaah atau bahkan menyerang mereka secara fisik?"

Berita Terbaru
  • Hilang dari Rumah, Pria di Bali Ditemukan Tewas di Dalam Sumur
  • BPK Sulsel Beri Batas Waktu 60 Hari untuk Tindak Lanjut Rekomendasi LHP LKPD 2025
  • Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT: BPOM dan Kemendukbangga/BKKBN Bersinergi di Kepri
  • Polres Metro Bekasi Gencarkan Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan
  • Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Serapan Komoditas Pertanian Nasional
  • babi
  • berita update
  • konten ai
  • prancis
  • teror
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.