Sewa pelacur belia, Ribery dan Benzema segera diadili
Jika terbukti tahu usia Dehar, keduanya bakal dibui tiga tahun dan denda Rp 528,3 juta.
Dua pesepakbola Prancis bakal menghadapi pengadilan atas tuduhan memakai pelacur di bawah umur. Mereka membayar pelayan seks belia itu seharga Rp 22,3 juta semalam.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (15/8), keduanya adalah pemain sayap Bayern Munich, Franck Ribery, dan penyerang Real Madrid, Karim Benzema. Kasus ini terkuak dua tahun lalu.
Pelacur muda itu diketahui bernama Zahia Dehar. Dia berkencan dengan Benzema di Prancis pada 2008 dan bersama Ribery di Jerman setahun kemudian. Saat itu usia Dehar di bawah 18 tahun. Ribery bahkan menyuruh Dehar terbang dengan pelayanan kelas satu untuk menghadiri ulang tahunnya. "Aku adalah kado manis untuk dia," kata Dehar.
Gadis kelahiran Maroko itu kini 19 tahun dan sekarang tenar. Dia bahkan meluncurkan koleksi pakaian dalam di Paris Fashion Week. Dehar mengatakan saat kedua pesepakbola itu bercinta dengan dia, mereka tidak tahu umur gadis itu sebenarnya. Keterangan ini membuat Benzema dan Ribery sedikit lega.
Skandal itu menggegerkan Prancis menjelang Piala Dunia 2010. Pertengkaran internal membuat mereka terhempas di babak kualifikasi setelah dihajar Afrika Selatan 2-1. Kedua pemain ini ditangkap tiga tahun lalu di rumah bordil kelas atas di kawasan Champs Elysee, jantung Ibu Kota Paris, Prancis. Polisi juga menahan pemilik pelacuran diduga memasok pelacur di bawah umur untuk dipesan para selebritas dan atlet.
Jika terbukti Ribery dan Benzema mengetahui umur Dehar, mereka terancam tiga tahun penjara dan denda Rp 528,3 juta.(mdk/fas)