LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Serangan udara koalisi Saudi hantam pasar di Yaman, 25 tewas

Lembaga pemantau hak asasi dunia menuding kalau koalisi Arab Saudi selalu meleset saat menggelar serangan udara. Sebab, roket mereka kerap menghantam pasar, rumah sakit, wilayah pemukiman, bahkan kerumunan orang-orang dalam sebuah acara seperti pernikahan.

2017-12-27 10:19:02
yaman
Advertisement

Pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi kembali menggelar serangan udara terhadap Yaman. Insiden itu lagi-lagi merenggut puluhan nyawa penduduk sipil, seperti yang sebelumnya.

Dilansir dari laman Associated Press, Rabu (27/12), roket dari jet tempur koalisi Arab Saudi itu menghantam sebuah pasar di Provinsi Taiz, sebelah barat Ibu Kota Sanaa, pada Selasa kemarin. Sebanyak 25 pengunjung termasuk anak-anak tewas di tempat dalam kejadian itu, dan 30 lainnya terluka.

Sayang kabar lebih rinci sulit didapat sebab saksi di lokasi kejadian enggan bicara terlampau banyak. Mereka khawatir dengan keselamatannya kalau terlalu banyak bicara.

Advertisement

Lembaga pemantau hak asasi dunia menuding kalau koalisi Arab Saudi selalu meleset saat menggelar serangan udara. Sebab, roket mereka kerap menghantam pasar, rumah sakit, wilayah pemukiman, bahkan kerumunan orang-orang dalam sebuah acara seperti pernikahan.

Beberapa waktu lalu Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan serangan udara dilakukan pasukan koalisi Arab Saudi dengan maksud menargetkan pemberontak Huthi justru kerap meleset. Menurut juru bicara hak asasi manusia PBB, Rupert Colville, pada Desember tahun ini saja sudah 136 penduduk sipil meregang nyawa karena serangan itu.

Colville mengatakan, jumlah korban tewas itu akibat dari tujuh serangan udara pasukan koalisi. Salah satu contohnya adalah pilot jet tempur pasukan koalisi menjatuhkan bom menghancurkan sebuah penjara di Distrik Shaub, Ibu Kota Sanaa, pada 13 Desember lalu. Sebanyak 45 tahanan yang merupakan pengikut Presiden Abd-Rabbu Mansur Hadi dalam pengasingan disokong Arab Saudi tewas dalam serangan itu.

Advertisement

Dua pekan lalu, serangan udara pasukan koalisi malah membunuh rombongan penduduk dalam perjalanan usai menghadiri resepsi pernikahan. Pilot jet tempur koalisi Saudi itu mestinya menyerang sasaran yakni kelompok pemberontak Huthi, di Provinsi Marib, sebelah timur Ibu Kota Sanaa. Namun, roket dilepaskan malah menghantam kendaraan berisi rombongan keluarga.

Delapan perempuan dan dua anak-anak tewas dalam kejadian itu. Saksi mengatakan semua korban adalah sanak saudara. Namun, mereka menolak memberikan keterangan rinci tentang nama korban.

Juru bicara pihak koalisi berkeras menyangkal laporan kalau serangan jet tempur mereka salah sasaran. Perang di Yaman sudah merenggut korban jiwa dan luka sebanyak 60 ribu orang. Belum lagi ditambah ada sekitar satu juta penduduk negara itu terjangkit kolera. Di samping itu, dua juta orang terpaksa mengungsi dan hidup sulit dalam kamp penampungan.

Baca juga:
Sudah 1 juta penduduk Yaman terjangkit kolera
Ini rudal Houthi yang ditembakkan ke Istana Raja Salman
PBB: Serangan koalisi Saudi renggut nyawa ratusan warga Yaman
Pemberontak Huthi kembali tembakkan rudal ke Arab Saudi
Serangan koalisi Arab Saudi meleset lagi, 10 penduduk Yaman tewas

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.