Serangan mortir tewaskan empat anak di Sinai
Serangan dilakukan oleh para gerilyawan itu tampaknya ditujukan kepada tentara.
Empat anak tewas kemarin di Semenanjung Sinai, Mesir, ketika sebuah peluru mortir menghantam rumah mereka. Serangan dilakukan oleh para gerilyawan itu tampaknya ditujukan kepada tentara, kata para pejabat keamanan.
Serangan itu terjadi di Kota El-Joura, Sinai utara, yang merupakan sebuah pangkalan gerilyawan Islam yang telah membunuh sejumlah polisi dan tentara tahun lalu, seperti dilansir stasiun televisi Zee News, Ahad (27/7).
Empat orang cedera akibat serangan itu, kata para pejabat. Dikatakan anak-anak itu berusia di bawah 15 tahun.
Tentara dan polisi telah menyisir daerah itu sehari setelah gerilyawan menembak mati dua tentara senior dan personil polisi ketika meninggalkan rumah mereka.
Serangan gerilyawan meningkat sejak tahun lalu setelah militer menggulingkan mantan Presiden Muhammad Mursi dan menindak keras para pendukungnya sejak Juli 2013.
Setidaknya 1.400 orang tewas dalam tidakan keras itu, sebagian para pemrotes berasal dari kelompok Islam.
Serangan kelompok garis keras itu biasanya ditujukan pada personil keamanan. Tetapi mereka juga menyebabkan jatuhnya korban warga sipil.
Setidaknya tujuh warga sipil dan seorang tentara tewas akibat sebuah serangan roket pada awal bulan ini di ibu kota Sinai utara El-Arish, ketika sebuah roket salah sasaran menghantam sebuah lokasi pasar yang ramai pengunjung.
(mdk/fas)