Seluruh pemuda sebuah desa di Iran dieksekusi lantaran kasus narkoba
Para pemuda tersebut dituduh sebagai pengedar narkoba.
Pemerintah Iran dikabarkan bakal mengeksekusi mati semua pria di sebuah desa lantaran mereka terlibat kasus narkoba. Wakil Presiden Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga Shahindokht Molaverdi yang pertama kali mengeluarkan pernyataan mengenai eksekusi mati tersebut.
"Pemerintah di Sistan dan Provinsi Baluchestan mengeksekusi mati seluruh pria di sana," ujar Molaverdi, seperti dilansir dari Guardian, Sabtu (27/2).
"Mereka adalah pengedar narkoba. Mereka memberikan uang kepada keluarganya, namun orang seperti ini tidak bisa diberikan dukungan," sambung dia.
Pemerintahan Hassan Rouhani, ucap Molaverdi, dewasa ini ingin kembali mengaktifkan program dukungan keluarga untuk meningkatkan pertumbuhan nasional.
"Jika kita tidak memberi dukungan pada anak-anak mereka, maka bisa saja jatuh dalam kejahatan. Untuk itu masyarakat bertanggungjawab kepada keluarga dari mereka yang dieksekusi," seru dia.
Iran merupakan salah satu negara dengan tingkat eksekusi kedua terbesar. Menurut data Amnesty Internasional, Iran kedua terbesar setelah China.
Pada 2014, sebanyak 753 orang dihukum gantung di Iran. Sementara pada 2015, angka tersebut lebih tinggi.
(mdk/ard)