LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Sekjen PBB baru ngebet ingin segera bertemu Donald Trump

Sekjen PBB yang baru ingin segera bertemu dengan Donald Trump. Menurut Antonio Guterres, PBB akan membangun dialog konstruktif dengan pemerintahan baru AS. Namun, Trump lewat akun Twitternya mengatakan akan memberikan kebijakan berbeda pada PBB.

2016-12-30 14:12:00
PBB
Advertisement

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa yang baru, Antonio Guterres mengaku ingin seger bertemu dengan Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump. Guterres yang bakal berkantor di New York pada Januari mendatang mengatakan, ingin membangun persahabatan dengan pemerintah baru AS.

Mantan perdana menteri Portugal ini, rupanya juga sudah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin akhir bulan lalu.

"Saya beroleh kesan baik saat bertemu Presiden Putin. Saya harap, hal yang sama terjadi juga dalam pertemuan dengan Donald Trump," kata Guterres dalam wawancara, seperti dikutip AFP, Kamis (29/12).

Advertisement

Guterres sendiri resmi ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal PBB baru menggantikan Ban Ki-Moon. Dia berhasil terpilih jadi Sekjen PBB usai mengalahkan 12 kandidat lainnya.

Pemilihan Guterres disepakati 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB pada Oktober lalu.

Meski tahu dirinya ingin segera ditemui Sekjen PBB, Donald Trump mengatakan, pada Jumat lalu, jika kebijakan Washington terhadap PBB akan berbeda di tangannya.

Advertisement

"Terkait PBB, keadaan akan berbeda setelah 20 Januari nanti. Kita lihat saja," kata Trump lewat akun Twitter resminya.

Pernyataan Trump tersebut muncul setelah DK PBB mengadopsi resolusi yang mengecam pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina. Dalam sidang, AS memilih abstain dan tidak menggunakan hak vetonya, padahal resolusi ini menyudutkan Israel yang adalah sekutu terdekat AS di kawasan itu.

"PBB ini punya banyak potensi, namun sayang, kini hanya jadi perkumpulan orang yang mengobrol dan bersenang-senang," pungkas Trump.

(mdk/che)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.