Sejumlah Media Asing Soroti Wafatnya Ani Yudhoyono
Sejumlah media asing menyoroti meninggalnya mantan ibu negara, Ani Yudhoyono. Istri mantan Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono itu meninggal di National University Hospital Singapura pada Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu setempat.
Sejumlah media asing menyoroti meninggalnya mantan ibu negara, Ani Yudhoyono. Istri mantan Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono itu meninggal di National University Hospital Singapura pada Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu setempat.
Portal surat kabar ternama AS, The Washington Post atau www.washingtonpost.com melansir kantor berita Associated Press (AP), memuat berita dengan judul 'Mantan Ibu Negara Indonesia Any Yudhoyono Meninggal dalam Usia 66 Tahun' atau 'Former Indonesian first lady Ani Yudhoyono dies at 66', demikian dilansir Minggu (2/6).
"Selama periode pertamanya menjadi ibu negara, beliau mengorganisir kampanye imunisasi polio nasional dan kampanye "Mobil Pintar", di mana sejumlah mobil van pembawa buku untuk anak-anak berkeliling di penjuru negara," tulis AP sebagaimana dilansir The Post.
"Beliau juga membantu upaya bantuan kemanusiaan ketika gempa bumi besar yang memicu tsunami menghantam Indonesia di Sumatra pada 2004, menewaskan total 230.000 orang --dengan sebagian besar berasal dari Indonesia," lanjut obituari tersebut.
Saluran televisi berita AS, Foxnews melalui portalnya, www.foxnews.com juga memasang tajuk serupa dengan melansir AP. Sementara itu Bloomberg memasang judul berita "Kristiani Yudhoyono, Indonesia's Former First Lady, Dies at 67."
"Sang Ibu Negara dan Presiden ke-6 RI (Susilo Bambang Yudhoyono) memiliki dua putra, Agus Harimurti Yudhoyono and Edhie Baskoro Yudhoyono. Ani Yudhoyono merupakan anak mantan jendera Sarwo Edhie Wibowo," tulis Bloomberg.
Sedangkan media Australia, 9News.com.au melansir kantor berita Australian Associated Presss (AAP) memasang tajuk "Former Indonesian first lady Ani Yudhoyono dies". Portal surat kabar Australia lain, TheCourier.com.au, memasang tajuk "Former Indonesian first lady dies."
"Kristiani Herrawati Yudhoyono, seorang politikus yang dikenal dengan nama panggilannya, Ani, adalah ibu negara dari 2004 hingga 2014. Suaminya adalah presiden keenam Indonesia setelah memenangkan pemilihan langsung kepala negara pertama di negara itu pada 2004," tulis TheCourier.
Berita obituari Ani Yudhoyono juga dimuat portal berita berbasis di Hongkong, The South China Morning Post, Free Malaysia Today dan sejumlah media Negeri Jiran lain, serta kantor berita United News of India yang juga dikutip oleh beberapa media di negara Hindustan tersebut.
Kabar wafatnya mantan ibu negara Indonesia juga menjadi sorotan dua media raksasa Singapura. Portal stasiun televisi berita Singapura, Channel News Asia menyoroti perjuangan Ani Yudhoyono melawan kanker darah.
"Kristiani Herrawati (66) lebih dikenal sebagai Ani Yudhoyono, telah berjuang melawan kanker darah," tulis Channel News Asia sebagaimana dilansir Sabtu (1/6).
Sementara portal surat kabar Singapura, The Strait Times menyoroti kilas balik kehidupan Ibu Ani.
"Nyonya Yudhoyono telah menjadi pilar suaminya selama masa kepresidenannya dari 2004 hingga 2014. Sebelum perawatan, ia masih menemaninya dalam tur politik," tulis The Straits Times.
"Ia dikenal luas sebagai fotografer yang rajin dan aktif di platform media sosial, termasuk Instagram, di mana ia memiliki 6,4 juta pengikut. Meskipun sakit, dia, misalnya, berbagi perjuangannya dengan kanker darah melalui posting Instagram-nya," lanjut media tersebut.
Reporter: Rizki Akbar Hasan
Sumber: Liputan6
Baca juga:
AHY Ceritakan Peran Besar Ani Yudhoyono Bagi Bangsa dan Keluarga
Sejumlah Media Asing Soroti Wafatnya Ani Yudhoyono
AHY: Ibu Ani Terbentuk Jadi Pribadi yang Tegar dan Pejuang Keras
Jokowi ke Ani Yudhoyono: Flamboyan Telah Pergi, Namun Tetap Hidup di Hati
Jokowi: Ibu Ani Yudhoyono Meninggal pada Bulan Ramadan, Semoga Husnul Khotimah