Sejarah terpendam Armenia di Indonesia ada sejak awal abad ke-20
Beberapa bangunan orang Armenia telah ada di Indonesia sejak tahun 1900an.
Armenia sebagai negara kecil pecahan Uni Soviet ternyata memiliki sejarah terpendam di Indonesia. Hal itu dipaparkan langsung oleh Duta Besar Armenia untuk Indonesia Anna Aghadjanian pada dialog Armenia bertema 'History, Culture, Tradition' di kantor Center Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC) di Jakarta, Jumat (22/4).
"Seperti di Surabaya, Hotel Majapahit (Hotel Oranje) dibangun oleh kelompok orang Armenia (Sarkies Brothers) pada sekitaran tahun 1900an," kata Dubes Anna.
Selain Hotel di Surabaya, Dubes Anna juga mengatakan bila pada awal abad ke-20 ada sebuah gereja Armenia di bilangan Batavia. Namun kini, eksistensinya sudah tidak ada lagi jejaknya
"Bangunan tersebut sudah hilang seiring pembangunan kota Jakarta yang semakin berkembang," terangnya.
Keterkaitan antara Armenia dan Indonesia sendiri memang sudah tidak diragukan. Hingga saat ini Armenia juga terus menggenjot di pelbagai sektor ekspor dan impor.
"Kita ekspor kopi, furniture, dan perabotan hotel, nilainya terus ditingkatkan," tutupnya.