Sejarah Taiwan dan Ekshibisi Andy Warhol di Chiang Kai-shek Memorial Hall
Chiang Kai-shek lahir di Zhejiang, 31 Oktober 1887 dan meninggal dunia di Taiwan pada 5 April 1975.
Chiang Kai-shek Memorial Hall merupakan lokasi yang wajib didatangi jika berwisata ke negara Taiwan. Memorial Hall ini dibangun untuk mengenang jasa besar pemimpin pertama Taiwan, Presiden Chiang Kai Shek. Chiang Kai-shek lahir di Zhejiang, 31 Oktober 1887 dan meninggal dunia di Taiwan pada 5 April 1975.
Wisatawan bisa masuk dari tiga gerbang yang ada di memorial hall, antara lain Liberty Square Gate, The Great Loyalty Gate dan The Great Piety Gate.
Chiang Kai Shek Memorial Hall ©2019 Merdeka.com/Dedi Rahmadi
Patung raksasa Presiden Chiang Kai Shek merupakan tujuan utama turis saat mengunjungi memorial hall ini. Patung tersebut dalam posisi duduk di singgasana dengan wajah yang tersenyum. Informasi yang diperoleh, ada filosofi patung tersebut menghadap ke arah Barat karena Chiang bercita-cita untuk kembali ke China. Di belakang patung ada tiga pondasi hidup yang diajarkan Chiang, adalah Etika, Demokrasi dan Ilmu Pengetahuan.
Chiang Kai Shek Memorial Hall ©2019 Merdeka.com
Untuk mencapai lokasi tersebut, ada dua akses, via lift dan tangga utama. Jika ingin lewat tangga, persiapkan napas terlebih dahulu sebab ada sebanyak 89 anak tangga yang harus ditapaki. Konon, 89 anak tangga itu merupakan perwakilan per satu tahun dalam kehidupan Chiang Kai-shek.
Upacara pergantian tentara yang menjaga patung Chiang juga menjadi daya tarik wisata tersendiri. Pergantian tentara dilakukan setiap pukul 10.00 dan 16.00 waktu setempat. Selama berjaga, tentara tersebut tak bergerak sedikitpun.
Chiang Kai Shek Memorial Hall ©2019 Merdeka.com
Di dalam museum, terdapat memoribilia milik Chiang di antaranya manuskrip, seragam militer, sepatu, topi hingga mobil. Ada dua mobil, Cadillac series 75 tahun 1955 dan 1975.
Chiang Kai Shek Memorial Hall ©2019 Merdeka.com
Taiwan ternyata bukan negara yang kaku dengan peradaban barat. Di depan museum Chiang Kai Shek, terdapat Andy Warhol Pop Art Exhibition. Ekshibisi ini menampilkan karya-karya hebat salah satu pencetus gerakan Pop Art di Amerika Serikat pada tahun 1950an ini.
Karya-karya Warhol yang paling dikenal adalah lukisan-lukisan (cetakan sablon) kemasan produk konsumen dan benda sehari-hari yang sangat sederhana dan berkontras tinggi, misalnya Campbell's Soup Cans, bunga poppy, dan gambar sebuah pisang pada cover album musik rock The Velvet Underground and Nico (1967), dan juga untuk potret-potret ikonik selebritis abad 20, seperti Marilyn Monroe, Elvis Presley, Jacqueline Kennedy Onassis, Judy Garland, Elizabeth Taylor dan Brigitte Bardot.
Karya paling fenomenal dari Andy Warhol ©2012 Merdeka.com/Extravaganzi
Untuk masuk ke ekshibisi yang digelar hingga April 2019 ini, pengunjung dikenakan tarif sebesar 350 Dollar Taiwan, atau sekitar Rp 160 ribu.
Baca juga:
Nikmati Keindahan Sakura dan Uji Adrenalin di Formosan Aboriginal Culture Village
Pier-2 Art Center, Pelabuhan Tua Yang Disulap Jadi Spot Wisata Milenial di Taiwan
Taiwan dan China Saling 'Serang' Lewat Video Jet Tempur
300 Drone & Kembang Api Warnai Langit Taiwan di Lantern Festival 2019
Jelang Imlek, Seniman Taiwan Bikin Miniatur Babi Super Kecil
Pendaki Berbikini Tewas Membeku di Pegunungan Taiwan