Secret Service serius mengusut foto 'kepala Trump' Kathy Griffin
Griffin mengaku tidak takut dengan Trump meski harus berurusan dengan Secret Service.
Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat ternyata benar-benar menyelidiki ulah pelawak Kathy Griffin. Sebab, foto leluconnya memperlihatkan sedang memegang boneka mirip kepala Presiden AS, Donald Trump,dalam keadaan terpancung dan berlumuran darah dianggap sebagai ancaman.
Dalam laporan dilansir dari laman The New York Times, Sabtu (3/6), kabar itu disampaikan oleh kuasa hukum Griffin, Dmitry Gorin. Menurut dia, kliennya tidak seharusnya menjadi objek penyelidikan.
"Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan dilakukan Dinas Rahasia," kata Dmitry dalam jumpa pers.
Dmitry juga mengatakan Griffin memiliki hak buat mengutarakan pemikiran melalui media komedi, sesuai dengan Amandemen Pertama AS. Menurut dia, selama ini jarang ada pelawak atau seniman di AS yang mengutarakan ekspresinya sampai harus berurusan dengan aparat keamanan.
Dalam jumpa pers itu Griffin juga hadir. Mulanya dia bicara biasa saja, tetapi mendadak menangis dan merajuk dengan mengatakan kalau dia adalah korban.
"Saya pikir saya enggak akan punya karir lagi setelah ini. Saya enggak takut dengan Donald Trump. Dia itu suka mencemooh," kata Griffin.
Bukan kali ini saja pesohor AS mesti berurusan dengan Dinas Rahasia. Lima tahun lalu, musikus sekaligus aktivis politik Ted Nugent juga diperiksa Dinas Rahasia gara-gara komentarnya saat pertemuan Asosiasi Senapan Nasional (NRA). Dia ketika itu menyindir pemerintahan Presiden Barack Obama dengan mengatakan, 'Kita harus melaju ke medan perang dan memancung kepala mereka November mendatang'.
Baca juga:
Gara-gara lelucon 'penggal' Trump, CNN pecat pelawak Kathy Griffin
Isak tangis Kathy Griffin dipecat CNN akibat 'penggal' Trump
Sindir pemerintah, aktivis muslim dan HAM buka puasa di Menara Trump
Trump asal ucap sebut perampokan di Manila sebagai aksi teror
AS keluar dari Perjanjian Paris, Trump 'dikutuk' pesohor teknologi