LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Sebelum wafat, Chris Cornell sempat minta maaf di atas panggung

Fotografer Ken Settle merasa tingkah Cornell malam itu agak tidak lazim.

2017-05-19 15:01:01
Musik Mancanegara
Advertisement

Kematian vokalis kelompok musik Soundgarden, Chris Cornell, usai konser pada Rabu (17/5) malam lalu di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, membikin skena grunge berduka. Berbagai kabar bermunculan, termasuk soal permohonan maaf saat dia manggung sebelum ditemukan wafat diduga bunuh diri di hotel.

Seperti dilansir dari laman Telegraph, Jumat (19/5), adalah fotografer kawakan dari Detroit, Ken Settle, yang membeberkan kondisi Chris di malam saat konser di Teater Fox. Dia merasa tingkah Cornell saat itu agak tidak biasa.

"Dia kelihatan lebih riang dari biasanya. Kalau dulu dia cenderung agak serius, suka merenung, sering melihat ke gitarnya dengan rambut gondrongnya menjuntai. Kali ini enggak kaya gitu," kata Settle.

Selama konser, kata Settle, para penonton terlihat antusias. Cornell juga berkali-kali memuji mereka. Namun, menurut dia di sela-sela itu ada perkataan Cornell yang dia tidak paham maksudnya.

"Dia bilang, 'saya minta maaf untuk kota berikutnya.' Saya pikir dia merasa pertunjukan malam itu di Detroit tidak bisa dibandingkan dengan tempat lain. Setelah saya pikir-pikir, itu seperti perpisahan kalau dia tidak bakal muncul dalam konser di kota lain. Saya langsung terdiam," ujar Settle.

Ketika di atas panggung, lanjut Settle, Cornell juga tidak pernah jauh dari sisi sang gitaris, Kim Thayil. Konser itu merupakan bagian dari rangkaian tur band telah dijadwalkan hingga akhir Mei.

Settle sudah malang melintang mengabadikan konser sejak 1970-an. Dia juga mendokumentasikan masa-masa awal kemunculan Soundgarden di jagat musik Amerika Serikat.

Cornell ditemukan tak bernyawa di kamar mandi Hotel MGM Grand Detroit, Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat, usai konser Soundgarden pada Rabu malam lalu. Yang menemukan pertama kali adalah seorang teman keluarga. Dia diminta memeriksa oleh istri mendiang, Vicky Karayiannis. Setelah itu, dia terkejut dan panik, lalu memberitahukan kepada Vicky dan rekan-rekan lain.

Kemudian, polisi, tim paramedis, dan koroner datang ke lokasi kejadian. Menurut mereka, Cornell wafat diduga karena gantung diri. Perwakilan keluarga mendiang, Brian Bumbery, menyatakan keluarga sangat terpukul dan sedih karena kejadian ini mendadak dan tidak diperkirakan. Dia seolah mengikuti jejak pentolan Nirvana, Kurt Cobain, yang juga mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Sebelum konser dimulai, Cornell masih sempat bercuit melalui akun Twitter-nya. Dia menyatakan tiket konser di Detroit terjual habis.

Kiprah bermusik Cornell melejit setelah mendalami genre grunge, dan bergabung dengan Soundgarden pada 1984. Sebelumnya, dia memiliki band bernama Temple of the Dog. Sebelum dikontrak label rekaman besar, Soundgarden memulai langkah mereka dengan menelurkan album independen. Karya mereka mulanya dirilis oleh label mandiri Sub Pop. Tembang hit mereka, Black Hole Sun, menjadi tonggak mengukuhkan Soundgarden di kancah grunge, setara dengan Nirvana dan Pearl Jam.

Mereka bubar pada 1997, tetapi reuni tujuh tahun lalu. Album paling akhir mereka bertajuk King Animal dirilis pada 2012.

Ketika Soundgarden bubar, Cornell dan tiga personel Rage Against The Machine mendirikan band Audioslave. Dia juga mencoba berkarir solo, dengan menjajaki genre soul dan blues. Bersama penggubah David Arnold, dia menelurkan lagu You Know My Name, yang lantas didapuk menjadi lagu tema sekuel film James Bond, Casino Royale, pada 2006.

Sebagai musikus, Cornell ternyata pernah terjerumus. Dia kecanduan narkoba dan minuman keras. Hal itu membikin dia depresi dan mengharuskan masuk dalam rehabilitasi.

"Sebenarnya menyenangkan masuk rehabilitasi. Seperti sekolah saja. Saya baru menyadari ternyata masih mampu belajar," kata Cornell seperti dilansir dari majalah Spin.

Lima tahun lalu, mendiang dan Vicky mendirikan yayasan buat membantu anak-anak miskin dan terlantar. Dari pernikahannya dengan Vicky, Cornell dikaruniai dua anak, Toni dan Christopher Nicholas. Sedangkan dari mantan istri dan manajernya, Susan Silver, Cornell mempunyai seorang anak perempuan.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.