Saudi akan Bangun Kabah Baru di Riyadh, Isinya Muat 20 Gedung Empire State New York
Warga muslim di media sosial ramai-ramai berkomentar keras atas rencana Arab Saudi mendirikan bangunan berbentuk kubus mirip Kabah di Ibu Kota Riyadh.
Warga muslim di media sosial ramai-ramai berkomentar keras atas rencana Arab Saudi mendirikan bangunan berbentuk kubus mirip Kabah di Ibu Kota Riyadh.
Bangunan berbentuk kubus yang diberi nama Mukaab (kubus) itu mengingatkan orang pada Kabah yang selama ini dianggap sebagai bangunan suci warga muslim di Kota Makkah dan seluruh dunia.
Kamis lalu Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) mengumumkan peluncuran perusahaan Pembangunan Murabba Baru yang bertujuan mendirikan "pusat kota modern terbesar di Riyadh".
Proyek besar ini akan merenovasi alun-alun bersejarah Al-Murabba di Riyadh, nama itu diambil dari sebuah sumur berbentuk kotak di alun-alun tersebut. Istana Murabba yang dibangun di luar bekas dinding Kota Tua Riyadh yang dulu dibangun oleh Raja Abdulaziz juga diberi nama yang sama.
Ukuran bangunan lebar 400 meter, tinggi 400 meter
Menurut laporan Arab News, Murabba Baru yang akan dibangun nantinya termasuk daerah pedestrian hijau yang akan dilengkapi dengan museum, universitas teknologi dan desain, teater serba guna dan tempat-tempat budaya serta hiburan.
"Di kawasan pusat kota Riyadh itu nantinya juga akan berdiri Mukaab, bangunan berteknologi tinggi dan akan menjadi salah satu bangunan terbesar di dunia dengan lebar 400 meter, tinggi 400 meter berbentuk kubus untuk memaksimalkan penggunaan lahan yang ada," kata laporan itu, seperti dilansir laman the Middle East Monitor, Sabtu (19/2).
Bentuk bangunan kubus itu dikatakan terinspirasi dari gaya arsitektur Najdi, daerah yang menjadi nenek moyang bangsa Saudi kampung halaman dinasti Saud.
Mukaab nanti akan memuat 20 bangunan berukuran seperti Empire State New York dan memiliki gedung berbentuk spiral di tengahnya.
Proyek raksasa yang dibiayai dari Dana Investasi Publik dan menjadi bagian dari Visi2030 dari MBS diharapkan memberi pemasukan senilai USD 50 juta, menciptakan 334.000 lapangan kerja.
Tuai kecaman
Namun warga muslim di media sosial menanggapi berbeda kabar ini.
Akademisi Dr Muhammad Al-Hachimi Al-Hamidi mengatakan "Apakah Muhammad bin Salman akan membangun Kabahnya sendiri di Riyadh? Ini desain yang sudah dipilih untuk proyek baru itu 'Kabah baru untuk dunia hiburan!!" kata dia.
Akademisi lain Asad Abu Khalil mencuit: "Kelihatannya dia (putra mahkota) akan membangun Kabah. Apakah dia juga akan membuat kiblat baru?"
Begini profil bangunan Mukbaa yang akan didirikan di Riyadh itu: