LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Satu Orang Dilaporkan Tewas dalam Unjuk Rasa Anti-Pemerintah di Kuba

Dalam unjuk rasa anti-pemerintah yang meluas di Kuba, ratusan orang dilaporkan ditangkap dan satu orang tewas.

2021-07-14 09:53:00
Kuba
Advertisement

Aktivis anti-pemerintah di Kuba menyampaikan, lebih dari 100 orang telah ditangkap atau hilang menyusul unjuk rasa yang meluas pada Minggu.

Satu orang tewas selama bentrokan dengan polisi pada Senin, menurut Menteri Dalam Negeri Kuba pada Selasa, seperti yang dilaporkan radio pemerintah, Radio Rebelde.

Movimiento San Isidro, yang mengadvokasi ekspresi artistic di Kuba, menerbitkan daftar aktivis yang diyakini ditangkap aparat.

Advertisement

Di antara yang ditangkap yaitu jurnalis Camila Acosta, menurut Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, yang menyerukan pembebasannya.

Dikutip dari CNN, Rabu (14/7), Kementerian Dalam Negeri menyampaikan, pria yang tewas dan pengunjuk rasa lainnya menyerang aparat.

Pada Minggu, jurnalis CNN menyaksikan sejumlah orang ditangkap paksa dan dilempar ke sebuah mobil dalam unjuk rasa di Havana. Video unjuk rasa menunjukkan para demonstran membalik mobil polisi dan melempar batu ke petugas.

Advertisement

Pemerintah Kuba belum menyampaikan berapa orang yang ditangkap atau terluka dalam bentrokan tersebut.

Ini adalah unjuk rasa terbesar di negara itu selama puluhan tahun, di mana warga Kuba mengeluhkan kurangnya persediaan makanan dan obat-obatan di tengah krisis ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19 dan sanksi AS.

Di San Antonio de los Banos, kota dengan penduduk 46.000 jiwa di barat Havana, ratusan orang turun ke jalan-jalan pada Minggu, setelah hampir sepekan listrik dimatikan.

Dalam pidato nasionalnya di televisi pada Minggu, Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel menyalahkan sanksi perdagangan AS atas krisis ekonomi di negaranya. Diaz-Canel mendesak pendukungnya untuk secara fisik menghadapi para pengunjuk rasa.

“Perintah untuk bertempur telah diberikan,” ujarnya.

“Para revolusioner perlu ada di jalan-jalan.”

Baca juga:
Sisa-Sisa Amukan Pengunjuk Rasa Antipemerintah di Kuba
Jarang Terjadi, Ribuan Warga Kuba Demo Turun ke Jalan Menentang Pemerintah
Kuba Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada Anak Usia 3-18 Tahun
Menikmati Keindahan Sunset dari Morro Castle
Dukun di Havana Kuba Ini Operasi Pasiennya dengan Golok
Bikin Ngeri, Tabib di Kuba Ini Operasi Pasiennya Pakai Golok

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.