Satelit Telkom buatan Rusia gagal mengorbit
Roket Briz-M tahun lalu dua kali gagal mengorbitkan satelit.
Satelit Telkom-3 milik perusahaan telekomunikasi Indonesia, PT Telkom Tbk, kemarin gagal mengorbit saat diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Selain itu, satelit Ekspress-MD2 juga mengalami nasib serupa setelah berjam-jam mengangkasa.
Situs www.nasaspaceflight.com melaporkan, Selasa (7/8), peluncuran satelit itu berlangsung pada pukul 19.30 waktu setempat. Menurut pernyataan resmi Badan Antariksa Rusia Roscosmos, kedua satelit itu tidak berhasil mengorbit lantaran bagian atas roket Briz-M gagal melepaskan diri.
Bukan kali ini saja roket Briz-M gagal mengorbitkan satelit. Tahun lalu satelit Ekspress-AM4 juga hilang dalam peluncuran, termasuk satelit Fobos-Grunt buat meneliti Satelit Planet Mars, Phobos.
Satelit Telkom-3 seharga USD 200 juta atau setara Rp 1,8 triliun dibuat oleh perusahaan asal Rusia, ISS-Reshetnev. Kelengkapan komunikasinya dibikin oleh pabrik Thales Aleniaspace. Niatnya, satelit itu bakal digunakan buat menambah kapasitas transponder untuk mengembangkan bisnis telekomunikasi di tanah air.
Ini adalah pertama kalinya Indonesia membeli satelit dari Rusia. Satelit sebelumnya, Telkom-2, diluncurkan tujuh tahun lalu menggunakan roket Ariane 5.(mdk/fas)