Salah pasang bendera Israel, Wapres AS panen hujatan
Salah pasang bendera Israel, Wapres AS panen hujatan. Alih-alih memajang bendera Israel, Wapres AS Mike Pence dia justru memasukkan bendera Nikaragua dalam cuitannya. Padahal, meski memiliki desain yang hampir mirip, bendera kedua negara itu memiliki perbedaan pada emblem di bagian tengahnya.
Di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, Amerika Serikat (AS) kini menjadi pendukung penuh segala kebijakan yang diterbitkan Israel. Meski tidak diungkap secara langsung, Trump dan seluruh pejabat pemerintahannya memberikan izin kepada negara Yahudi itu membangun permukiman baru di tanah Palestina.
Dilansir metro.co.uk, Senin (27/2), dukungan itu diungkap oleh Wakil Presiden Mike Pence dalam akun Twitter resmi miliknya. Namun miris, dia justru melakukan kesalahan fatal dengan salah memasukkan bendera Israel dengan identitas negara lain.
Lewat akunnya bernama @VP, alih-alih memajang bendera Israel dia justru memasukkan bendera Nikaragua dalam cuitannya. Padahal, meski memiliki desain yang hampir mirip, bendera kedua negara itu memiliki perbedaan pada emblem di bagian tengahnya, tapi hal itu tidak terlihat jelas saat dijadikan emoji.
Kedua bendera itu memiliki warna dasar dilengkapi dua garis biru di bagian atas dan bawah, namun bendera Israel terpasang Bintang David di bagian tengah. Sedangkan Nikaragua berupa gambar gunung dan lautan dibalut segitiga , ditambah tulisan 'Republica de Nicaragua Amerika Central'.
Sebagai seorang wakil presiden sangat penting untuk menuliskan sebuah pernyataan dengan tepat tanpa kesalahan. Meski sebenarnya sepele, namun hal itu membuatnya menjadi bahan pergunjingan bagi rakyat AS.
Bukan cuma sekali kesalahan itu terjadi, tetapi dua kali. Kini cuitan itu sudah dihapus.
Kedua cuitan tersebut ditulis dan diunggahnya usai berpidato di pertemuan tahunan Koalisi Republikan Yahudi, Jumat (24/2) lalu. Di mana dalam cuitan pertama dia menulis, 'SAKSIKAN LANGSUNG pidato saya untuk Koalisi Republikan Yahudi. Di bawah POTUS Trump kami akan berdiri bersama Israel."
Kemudian dilanjutkan, 'Dukungan kami bagi warga Yahudi tidak berakhir pada perbatasan nasional kita. Di bawah POTUS dunia akan tahu Amerika bersama Israel'.
Dalam pidatonya, Pence berjanji untuk mencegah Iran menghasilkan senjata Nuklir serta melawan 'bias tiada akhir' yang dilakukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Kita akan akhiri tawar-menawar. Jika dunia tahu yang lain, dunia akan tahu ini: Amerika tetap bersama Israel."