Sadiq Khan: Trump 'tidak diterima' di Inggris
Sadiq Khan: Trump 'tidak diterima' di Inggris. Khan menyebut London adalah kota yang penuh toleransi, menerima, dan kebhinekaan. Sikap Trump selama ini bertentangan dengan nilai-nilai itu.
Wali kota London Inggris Sadiq Khan dua hari lalu mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump 'tidak diterima' di kotanya. Dia menyebut London adalah kota yang penuh toleransi, menerima, dan kebhinekaan.
Khan membuat pernyataan tertulis itu setelah Majelis London bertanya padanya bagaimana pemimpin kota itu mempersiapkan kedatangan Trump.
"Sebagai wali kota, saya akan selalu bicara untuk melindungi kepentingan dan keamanan masyarakat London. Sebelumnya saya menelepon (Perdana Menteri) Theresa May untuk membatalkan tawarannya mengundang Presiden Trump" kata Khan, dilansir dari Middle East Monitor, Rabu (27/12).
"Setelah insiden terakhir ketika Presiden Trump menggunakan Twitter untuk mendukung kelompok keji, ekstremis yang semata-mata untuk memecah belah dan menyebarkan kebencian masyarakat di London dan sekitarnya, maka jelas kunjungannya ke sini (London) tidak akan diterima," kata Khan.
Meski sempat berselisih dengan Theresa May, Trump dijadwalkan mengunjungi Inggris pada Februari nanti.
Khan menyatakan masyarakat Inggris termasuk dirinya, mencintai Amerika dan masyarakat Amerika. Tapi komentar terakhir Trump bertentangan dengan sikap masyarakat Inggris rasisme dan kebencian.
Baca juga:
Israel jadikan Donald Trump nama stasiun kereta di Tembok Barat Yerusalem
Israel klaim 10 negara akan pindahkan kedutaan ke Yerusalem
AS sunat anggaran PBB buntut kalah voting soal status Yerusalem
Uskup Agung Jakarta: Yang dilakukan Trump tak sesuai resolusi PBB
10 Negara penerima donor terbesar AS tetap menolak klaim Trump soal Yerusalem