LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Saat kontingen Korut dan Korsel satu bendera dalam pembukaan Asian Games

Saat kontingen Korut dan Korsel satu bendera dalam pembukaan Asian Games. Duta besar Korea Utara untuk Indonesia, An Kwang-il dan duta besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom, menghadiri acara pembukaan Asian Games 2018, Sabtu malam (18/8), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), Jakarta.

2018-08-19 13:01:53
asian games 2018
Advertisement

Duta besar Korea Utara untuk Indonesia, An Kwang-il dan duta besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom, menghadiri acara pembukaan Asian Games 2018, Sabtu malam (18/8), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), Jakarta.

Saat kontingen kedua negara yang bersatu di bawah bendera Unifikasi memasuki stadion, terlihat kedua dubes ini berdiri, bergandengan tangan dan melambai kepada para atlet.

Keduanya tampak sumringah dan gembira, begitu juga para pendukung tim nasional Korea yang telah memadati area SU GBK.

Advertisement

Para atlet tampak mengenakan pakaian berwana dominan putih dan sedikit corak biru langit yang identik dengan bendera Korea bersatu.

Korea Selatan dan Korea Utara sepakat untuk bersatu di bawah bendera Unifikasi Korea selama Asian Games 2018. Dua negara tetangga ini juga akan berpawai bersama dalam upacara pembukaan pada 18 Agustus dan upacara penutupan, 2 September di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Namun, Korea bersatu ini tidak akan mengikuti seluruh cabang olahraga (cabor). Mereka hanya berpartisipasi di tiga cabor dan enam nomor, yakni kano, dayung, dan basket.

Advertisement

Persatuan tersebut merupakan komitmen Korea Utara dan Korea Selatan dalam kerja sama di bidang olahraga. Mereka melanjutkan momen itu setelah sempat tampil di bawah satu bendera dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 pada Februari kemarin. Ketika itu, kedua Korea hanya mengikuti satu cabor, yaitu hoki es nomor putri.

Menyambut kabar gembira itu, Olympic Council of Asia (OCA) atau Dewan Olimpiade Asia memuji kerja sama dan bersatunya Korea Utara dan Korea Selatan dalam ajang pertandingan olahraga terbesar se-Asia tersebut.

"Kami sangat senang dan bangga bahwa Asian Games dapat berkontribusi pada proses perdamaian di Semenanjung Korea," kata Direktur Jenderal OCA, Husain Al Musallam, seperti dikutip dari Daily Times, Sabtu (18/8/2018).

"Tim Korea bersatu kembali menorehkan sejarah dengan berkompetisi bersama untuk pertama kalinya di Asian Games 2018. Kami menantikan untuk melihat tim lain beraksi dalam beberapa hari mendatang," lanjutnya.

Reporter: Afra Augesti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Asian Games 2018 satukan Korea Utara dan Korea Selatan
Korut-Korsel adakan KTT pada September mendatang
Korsel beri bantuan untuk korban Gempa Lombok senilai Rp 7,2 miliar
Dampak gelombang panas, ratusan warga Korsel serbu kolam ombak
Korut bebaskan warga Korsel ditahan Juli lalu

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.