LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Rusia Tawarkan Jadi Tuan Rumah Pembicaraan Damai Armenia dan Azerbaijan

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow bersedia menjadi tuan rumah bagi para menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan untuk pembicaraan damai.

2020-10-01 08:08:00
Azerbaijan
Advertisement

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow bersedia menjadi tuan rumah bagi para menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan untuk pembicaraan damai.

Dia mengatakan Rusia akan terus bekerja baik secara independen maupun bersama-sama dengan perwakilan kelompok Minsk lainnya dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) untuk menengahi konflik antara Azerbaijan dan pasukan etnis Armenia. Demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, Rabu (30/9) seperti dikutip Reuters.

Kedua pemimpin negara saling tuding telah memulai tembakan dan menolak untuk melakukan pembicaraan dalam waktu dekat.

Advertisement

Tolak Bantuan Militer Turki

Sementara itu, pada hari keempat pertempuran, Azerbaijan dan daerah kantong etnis Armenia di Nagorno-Karabakh saling menuduh saling menembak di sepanjang garis kontak yang memisahkan mereka di Kaukasus Selatan yang bergejolak.

Belasan orang telah dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam pertempuran sejak Minggu yang telah menyebar jauh di luar perbatasan.

Advertisement

Meletusnya kembali salah satu sisa konflik era runtuhnya Uni Soviet telah menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas di Kaukasus Selatan, tempat jalur pipa yang membawa minyak dan gas ke pasar dunia, dan menimbulkan ketakutan bahwa kekuatan regional Rusia dan Turki bisa ditarik masuk.

Menyuarakan pernyataan Presiden Tayyip Erdogan, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan pada hari Rabu bahwa Turki akan "melakukan apa yang diperlukan" ketika ditanya apakah Ankara akan menawarkan dukungan militer jika Azerbaijan memintanya.

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, kemudian berterima kasih kepada Turki atas dukungannya tetapi mengatakan negaranya tidak membutuhkan bantuan militer. Pertempuran akan berhenti jika pasukan Armenia segera "meninggalkan tanah kami," katanya seperti dilansir Reuters.

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.