Rusia mengaku prihatin dengan krisis Israel-Palestina
Aksi kekerasan terjadi di Jalur Gaza yang dikerahkan oleh pasukan Israel terhadap warga Palestina saat ini tengah menjadi perhatian dunia, tak terkecuali Rusia. Negara tersebut mengaku prihatin dengan krisis yang terjadi.
Aksi kekerasan terjadi di Jalur Gaza yang dikerahkan oleh pasukan Israel terhadap warga Palestina saat ini tengah menjadi perhatian dunia, tak terkecuali Rusia. Negara tersebut mengaku prihatin dengan krisis yang terjadi.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa tidak ada harapan sekecil apapun untuk proses perdamaian Israel-Palestina.
"Rusia menyatakan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya kekerasan ini. Ini adalah hal yang pantas dikutuk," demikian pernyataan kementerian, dikutip dari Tass, Rabu (30/5).
"Ketegangan yang terjadi menghapus harapan sekecil apapun untuk proses rekonsiliasi antara Israel dan Palestina," tambahnya.
Selain itu, kementerian Rusia pun mengatakan bahwa jika krisis masih berlanjut, maka warga sipil Israel maupun Palestina akan terkena dampak dari situasi tersebut.
"Upaya untuk membentuk proses negosiasi Israel-Palestina atas dasar hukum internasional semakin lama semakin jauh. Kami meminta Israel dan Palestina untuk mematahkan lingkaran setan konfrontasi ini," papar kementerian Rusia.
Sebagaimana diketahui, aksi kekerasan yang terjadi di Jalur Gaza sejak 30 Maret lalu ini telah menewaskan sedikitnya 118 warga Palestina. Mereka adalah demonstran yang menentang pendudukan Israel dan juga pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Demintrasi lain yang lebih kecil juga terus berlanjut di perbatasan Israel-Mesir dan negara Israel. Banyak pihak menuding tentara Israel menggunakan kekuatan tidak proporsional kepada warga sipil. Bahkan, lembaga HAM juga mendesak penyelidikan menyeluruh terhadap peristiwa ini.
Baca juga:
Melihat konflik Palestina-Israel yang berlarut-larut
Israel akan larang tahanan hamas nonton piala dunia
Lokasi di Israel yang terkena serangan mortir Hamas
Sistem pertahanan Israel hadang tembakan mortir dari jalur Gaza
Dua warga Palestina tewas ditembak pasukan Israel
Minggu ke-9 aksi protes di Jalur Gaza, 109 orang cedera akibat tembakan Israel