LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Rusia desak Myanmar buka dialog dan beri akses bantuan buat Rohingya

Rusia desak Myanmar buka dialog dan beri akses bantuan buat Rohingya. Pemerintah Rusia melalui Duta Besar untuk Indonesia Mikhail Galuzin, menyatakan rasa prihatin atas konflik yang tengah terjadi di Negara Bagian Rakhine antara warga muslim Rohingya dengan pasukan keamanan Myanmar.

2017-09-27 16:37:29
Rusia
Advertisement

Pemerintah Rusia melalui Duta Besar untuk Indonesia Mikhail Galuzin, menyatakan rasa prihatin atas konflik yang tengah terjadi di Negara Bagian Rakhine antara warga muslim Rohingya dengan pasukan keamanan Myanmar. Dia meminta agar pemerintah setempat segera mencari solusi agar konflik tersebut segera terselesaikan.

"Kami merasa prihatin dengan krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar saat ini di mana jelas korbannya merupakan orang-orang Muslim. Kami menyarankan agar pemerintah membuka dialog demi terciptanya solusi perdamaian di daerah konflik tersebut," kata Galuzin saat menggelar konferensi pers di kediamannya, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/9).

dubes rusia Mikhail Galuzin ©2017 Merdeka.com/Ira Astiana




Selain itu, Galuzin juga mendorong agar pemerintah Myanmar membuka akses bagi pihak-pihak yang ingin memberi bantuan kepada korban yang terkena dampak dari krisis ini.

"Kami menyarankan agar pemerintah membuka akses seluas-luasnya, agar siapa saja bisa memberi dukungan maupun bantuan kepada para korban," tuturnya.

Pemerintah Rusia, kata Galuzin, sangat menentang kekerasan yang dilakukan oleh pasukan pemerintah terhadap warga tak bersalah. Dirinya berharap agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan.

"Kami berharap bisa tercipta solusi perdamaian di daerah konflik tersebut sebab kami sangat menentang aksi kekerasan yang terjadi. Kami juga terbuka untuk memberi dukungan dan pertolongan bagi negara tersebut jika diperlukan," paparnya.

Sebagai informasi, krisis kemanusiaan yang terjadi di Rakhine membuat ratusan ribu warga tak bersalah yang sebagian besar warga muslim Rohingya terbunuh. Mereka yang selamat dari konflik, berusaha melarikan diri ke negara tetangga dengan menyeberangi lautan.

Meski sejumlah pihak menyatakan tengah terjadi pembersihan etnis di wilayah tersebut, namun pemerintah berkeras membantah tudingan itu. Mereka berdalih serangan yang dilakukan semata-mata hanya untuk memburu Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA) yang disebut-sebut sebagai sebab dari pecahnya konflik di Rakhine.

Advertisement
(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.