Rumah dicoret-coret bernada rasis, LeBron James kecewa berat
James menyatakan perjuangan kaum Afro-Amerika mendapat kesetaraan masih panjang.
Pebasket andal Amerika Serikat, LeBron James (32), mengalami kejadian buruk bernada rasis. Pagar rumahnya di Brentwood, Los Angeles, California, dicoret-coret orang tak dikenal dengan tulisan 'Nigger' kemarin pagi.
Menurut Juru Bicara Kepolisian Los Angeles, Kapten Patricia Sandoval, James tidak ada di rumah saat itu. Manajer perumahan mengabarkan kepada polisi tentang insiden itu. Kemungkinan besar pelaku terekam kamera pengawas. Nigger adalah panggilan ejekan bagi kaum kulit hitam di Amerika Serikat. Mulanya dari kata negro atau noir berarti hitam. Kata itu muncul sejak abad 15 dan terus dipakai saat masa pemisahan dan konflik rasial di negara itu.
Polisi datang pada pukul 06.45 pagi waktu setempat. Coretan itu pun langsung ditutupi.
Terkait hal itu, James mengatakan memang sulit menjadi orang kulit hitam di Amerika Serikat. Pebasket bergabung dengan tim Cleveland Cavaliers itu menyatakan seolah rasisme pasti dan selalu menjadi bagian dari Negara Abang Sam.
"Kamu tahu buat kami orang Afrika Amerika harus berhadapan dengan hal itu setiap hari. Meski hal itu coba ditutupi setiap saat. Orang-orang menggunjingkan kami tetapi pasang muka manis kalau bertatap muka. Itu terjadi setiap hari. Tapi keluarga saya aman. Itu yang utama," kata James.
James menambahkan kalau perjuangan tentang kesetaraan ras di Amerika Serikat masih panjang dan tidak mudah.(mdk/ary)