Ricuh usai pelantikan presiden AS, 500 orang anti-Trump ditangkap
Ricuh usai pengambilan sumpah Trump, 500 Orang ditangkap. Para anti-Trump ini adalah aktivis yang kesal karena Trump dilantik jadi Presiden Amerika Serikat ke-45. Kaca jendela Bank of America, Starbucks dan McDonald dihancurkan, selain itu sebuah limousine dihancurkan dan dibakar massa.
Ratusan pendemo ditangkap dan enam petugas kepolisian terluka saat kericuhan pecah usai pengambilan sumpah presiden Donald Trump di Washington DC, Amerika Serikat. Para pelaku merupakan aktivis kulit hitam yang marah karena Trump dinobatkan menjadi Presiden Amerika Serikat ke-45.
Kericuhan bermula ketika kelompok aktivis menggunakan masker dan ikat kepala hitam itu memecahkan kaca toko-toko dan mobil di Washington DC.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (21/1), mereka memecahkan kaca Bank of America cabang Washington DC, sebuah outlet McDonald dan toko kopi Starbucks. Semua toko yang dihancurkan merupaka simbol sistem kapitalis AS.
Massa anti-Trump meneriakkan slogan dengan membawa setidaknya satu papan dengan tulisan 'Jadikan para rasis takut lagi'. Slogan mereka merupakan plesetan kampanye Trump 'Buat Amerika hebat lagi'.
Kepala polisi Distrik Columbia Peter Newsham mengatakan di wilayahnya ada 217 orang yang ditangkap akibat kerusuhan tersebut.
Dalam konferensi pers, Newsham mengatakan para pelaku akan menginap di penjara sepanjang malam sebelum menghadapi tuntutan pengadilan.
Tak hanya menghancurkan jendela toko, para pelaku juga menghancurkan sebuah limousine yang terparkir di jalan. Mereka bahkan membakar mobil tersebut. Insiden ini terjadi hanya berjarak dua kilometer dari tempat upacara berlangsung.
Baca juga:
Bentrokan mencekam warnai pelantikan Donald Trump di Washington
Limusin mewah dibakar massa saat pelantikan Donald Trump
Gelombang aksi protes anti-Trump pecah di sejumlah negara dunia
Euforia pelantikan Donald Trump sebagai presiden baru AS
Donald Trump akan jadikan negaranya hanya untuk orang Amerika