Ribuan Warga Sudan Demo Tuntut Presiden Bashir yang Berkuasa 29 Tahun Mundur
Mereka menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan meneriakkan kata-kata 'merdeka', 'kedamaian', 'damai menghadapi para pencuri' dan 'rakyat ingin menggulingkan rezim'.
Polisi Sudan kemarin melepaskan tembakan gas air mata ke tengah kerumunan massa yang berunjuk rasa antipemerintah di Khartoum. Ribuan orang turun ke jalan menuntut Presiden Umar Hassan al-Bashir yang sudah berkuasa selama 29 tahun mundur.
Harian the New York Times melaporkan, Rabu (26/12), dalam berbagai cuplikan video yang menyebar di media sosial, mass terlihat berkumpul di sisi jalan mengarah ke istana kepresidenan. Mereka menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan meneriakkan kata-kata 'merdeka', 'kedamaian', 'damai menghadapi para pencuri' dan 'rakyat ingin menggulingkan rezim'.
Aktivis Ahmad Mahmud mengatakan kepada CNN, polisi antihuru-hara datang dengan truk militer.
"Mereka melemparkan setidaknya selusin tabung gas air mata," kata dia.
Sejumlah foto juga memperlihatkan aparat penembak jitu berjaga di atap-atap bangunan dekat istana.
Pada cuplikan lain dua pendemo terlihat mengalami luka tembak di bagian kepala dan kaki. Mereka kemudian dibawa ke klinik. Sejauh ini belum ada angka jumlah korban dalam unjuk rasa itu.
Pasukan keamanan dikerahkan besar-besaran ke seantero Khartoum untuk menghadapi unjuk rasa kemarin. Polisi terlihat menggebuki pendemo dengan alat pemukul untuk membubarkan mereka. Aktivis mengatakan bentrokan dengan aparat berlangsung sampai malam.
Demo kemarin adalah lanjutan dari unjuk rasa sepekan sebelumnya dipicu kenaikan harga makanan dan bahan bakar. Demonstrasi kemudian berkembang menjadi tuntutan supaya Bashir mundur.
Baca juga:
Demo Harga Roti Melonjak, Delapan Warga Sudan Tewas
22 Siswa sekolah tewas tenggelam di Sungai Nil
Hujan berlian di Sudan bukti ada planet tersembunyi
Wartawan Sudan berunjuk rasa tolak undang-undang baru batasi kebebasan pers
Diplomat Sudan melenggang usai lecehkan perempuan di New York
Pasukan PBB ditarik, relawan Swiss di Sudan malah diculik