LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ribuan Dokter Muda di Selandia Baru Mogok Kerja, Layanan Kesehatan Lumpuh

Unjuk rasa tersebut menyoroti kesulitan yang dihadapi oleh pemerintahan Perdana Menteri Jacinda Ardern memenuhi janjinya untuk menggelontorkan dana tambahan ke dalam layanan sosial, dan mengendalikan ketidaksetaraan ekonomi sejak mulai menjabat pada tahun 2017.

2019-01-16 19:43:44
Selandia Baru
Advertisement

Sekitar 80 persen dokter muda di Selandia Baru hari ini mogok kerja setelah pembicaraan antara serikat pekerja dengan pemerintah mengenai kondisi kerja dan upah menemui jalan buntu.

Unjuk rasa tersebut menyoroti kesulitan yang dihadapi oleh pemerintahan Perdana Menteri Jacinda Ardern memenuhi janjinya untuk menggelontorkan dana tambahan ke dalam layanan sosial, dan mengendalikan ketidaksetaraan ekonomi sejak mulai menjabat pada tahun 2017.

Dikutip dari The Guardian pada Selasa (15/1), basis dukungan serikat tradisional pemerintah kiri-tengah menyebut kenaikan upah yang lamban, dan melambungnya biaya hidup telah membuat beban pekerja kian tinggi.

Advertisement

Hal itu, pada tahun lalu, menyebabkan guru, perawat dan pejabat pengadilan Selandia Baru mengajukan protes nasional untuk menuntut kenaikan gaji.

"Mereka (pemerintah) ingin memiliki kendali atas pekerjaan kita, bagaimana dan di mana kita bekerja," kata Dr Deborah Powell, pemimpin nasional serikat pekerja.

"Kami mencoba menyelesaikan ini tanpa unjuk rasa, tetapi kami tidak punya pilihan," lanjutnya.

Advertisement

Sekitar 3.300 dokter muda, dari total 3.700 orang yang dipekerjakan oleh pemerintah Selandia Baru, sementara memilih menjauhi rumah sakit dan klinik.

Beberapa dari mereka berkumpul di sudut-sudut jalan di kota-kota besar, memegang plakat berisi seruan jam kerja yang lebih baik. Tidak ada kekerasan ataupun pengrusakan dilaporkan dalam aksi protes tersebut.

Ribuan operasi, janji tidak penting, dan layanan medis telah dibatalkan, meskipun layanan darurat akan tetap buka oleh bantuan dokter senior, yang tidak terlibat dalam demonstrasi.

Di saat bersamaan, berbagai rumah sakit umum milik pemerintah Selandia Baru meminta warga untuk membatasi kunjungan kecuali dalam kondisi darurat.

Dokter muda, atau petugas medis residen (RMO), menginginkan tetap berlakunya kontrak yang mereka pegang saat ini.

Mereka menolak kebijakan baru, yang dinilai memberi shift lebih panjang, dan memungkinkan dokter dipindahkan ke rumah sakit lain tanpa pemberitahuan.

Serikat pekerja mereka, Asosiasi Dokter Penduduk Selandia Baru (NZRDA), mengatakan pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Dewan Kesehatan Distrik (DHB) selama lebih dari setahun tentang kebijakan baru itu, di mana pembayaran untuk lembur, akhir pekan dan shift malam juga turut diperhitungkan.

Sementara itu, serikat pekerja kembali menyerukan aksi protes 48 jam berikutnya pada 29 dan 30 Januari mendatang.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
5 Negara Dengan Pemerintahan Terbaik di Dunia
Kejadian-Kejadian Tanah Ambles di Dunia Mirip Jalan Gubeng Surabaya
Tak Cuma Amerika Serikat, Huawei Juga Diboikot di Negara-Negara Ini
Soal Aturan Rokok Elektrik, RI Perlu Contoh Selandia Baru
RI Diminta Contoh Selandia Baru Terapkan Aturan Produk Tembakau Alternatif
Ratusan Ekor Paus Pilot yang Mati Terdampar Dikubur Massal

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.