Restoran ini paksa pengunjung membayar kebersihan udara
Warga pun melaporkan manajemen restoran di Kota Zhangjiagang, China itu kepada dinas setempat
Restoran di Kota Zhangjiagang, Provinsi Jiangsu, China, memicu kontroversi karena keputusan manajemen menagih tarif penyediaan udara bersih di sekitar meja makan. Ongkos memastikan kawasan dalam restoran bebas polusi sebesar satu yuan (setara Rp 2 ribu) per pelanggan.
Pengunjung restoran pun melaporkan tarif dianggap tak adil tersebut ke Dinas Penentuan Harga. Udara dianggap sebagai sumber daya alam bersama, yang tidak sepatutnya dihitung sebagai komoditas.
Ketika dipanggil pemerintah kota, manajemen berdalih baru saja membeli alat pemurni udara, lebih bagus dari sekadar AC, sehingga merasa perlu mematok bayaran.
"Dinas setempat memutuskan tindakan manajemen restoran tidak dibenarkan, karena pelanggan tidak pernah meminta disediakan alat pemurni udara itu," kata salah satu pejabat Kota Zhangjiagang, seperti dilaporkan Beijing Morning Post, Senin (14/12).
Tagihan udara bersih restoran di China ©2015 Merdeka.com
"Si pemilik mengira penyediaan alat itu bisa masuk dalam komponen harga," imbuh pejabat dinas penetapan harga.
Beredarnya kabar perilaku restoran ini menjadi bahan olok-olok Netizen China. "Sebaiknya kita menjajal bisnis penyediaan udara bersih. Untungnya pasti besar," kata akun @shouxujingling di forum Netease.
Baca juga:
Gara-gara salah semprot, puluhan penerbangan di China ditunda
Wanita ini suap petugas bea cukai dengan seks
Di gedung ini turis bisa datangi Beijing & Washington di 1 tempat
Pesona kontestan Miss World bermahkota anggrek
Rekor, bocah ini sanggup 216 kali lompat tali dalam 30 detik