Remaja tunanetra bisa melihat lagi berkat dicangkok kornea babi
Remaja 14 tahun itu tak bisa melihat usai insiden kembang api. Kornea babi dipilih karena mirip organ manusia
Seorang remaja lelaki 14 tahun asal China dapat kembali melihat berkat cangkok kornea seekor babi. Transplantasi kornea yang tidak biasa ini dilakukan oleh tim dokter Universitas Sun Yat-sen, Kota Guangzhou.
Shanghaiist melaporkan, Senin (14/3), remaja tak disebut namanya itu kehilangan penglihatan karena luka terkena kembang api. Insiden itu membuatnya terancam buta permanen.
Oleh tim dokter dari Provinsi Jiangxi, remaja ini dirujuk ke Universitas Sun Yat-sen. Masalahnya, stok donor kornea mata di China tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penderita kebutaan. Penggunaan kornea babi ini pertama kalinya dilakukan dalam operasi mata di Negeri Tirai Bambu.
Para ahli dari salah satu kampus terbaik Tiongkok ini akhirnya memutuskan memakai kornea babi. Alasannya, kornea babi secara struktur sangat mirip yang dimiliki manusia.
Yuan Jin, salah satu pakar operasi mata dari kampus Sun Yat-sen, menyatakan ketersediaan kornea untuk transplantasi mata di seantero Tiongkok cuma bisa mencukupi sepertiga penderita kebutaan. "Bila metode alternatif menggunakan kornea seekor babi bisa teruji ampuh, jutaan penderitaan kebutaan ataupun katarak di China bisa disembuhkan," ujarnya.
Kondisi remaja yang memperoleh transplantasi dari organ babi itu dilaporkan membaik sepekan terakhir. Dia diprediksi bisa kembali melihat normal dengan perawatan rutin. Saat membuka matanya, dia dilaporkan sukses memperoleh kembali kemampuan melihat dalam skala 20/200.
Baca juga:
Walau buta total, pria ini berhasil wujudkan mimpi jadi binaragawan
Kisah bocah tanpa kaki di Irak yang jago main pingpong
Jessica Ruiz, makeup artist difabel yang rias klien 'dengan mulut'
Potret miris gadis cacat Nigeria tergolek lemah di dalam baskom
Sabar Gorky akan daki gunung tertinggi di Benua Amerika Aconcagua