LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ratusan Kuburan Warga Kulit Hitam Ditemukan di Bawah Sekolah di Florida

Sebanyak 145 kuburan ditemukan di bawah sebuah sekolah di Tampa, Florida, Amerika Serikat. Kuburan itu bagian dari Pemakaman Ridgewood, kuburan warga miskin pada pertengahan abad 20.

2019-11-22 17:15:57
Kuburan dibongkar
Advertisement

Sebanyak 145 kuburan ditemukan di bawah sebuah sekolah di Tampa, Florida, Amerika Serikat. Kuburan itu bagian dari Pemakaman Ridgewood, kuburan warga miskin pada pertengahan abad 20.

Peti mati, dikubur di kedalaman 1-1,5 meter, ditemukan melalui radar setelah sekolah tersebut diperingati tentang kemungkinan adanya pemakaman di bawah bangunannya.

Catatan mengindikasikan lebih dari 250 orang dikubur di sana, banyak dari mereka adalah warga Afrika-Amerika, kata rayon sekolah di kawasan itu, dilansir dari BBC, Jumat (22/11). Sebanyak 77 dari kuburan itu adalah kuburan bayi dan anak-anak kecil.

Advertisement

Tampa membuka Ridgewood pada tahun 1942 dan menjualnya ke perusahaan pribadi pada 1957. Rayon sekolah mendapatkan lahan tersebut pada 1959 dan membuka SMA King pada 1960.

Hari ini, situs itu terdiri dari tanah terbuka dan bangunan sekolah pertanian.

Advertisement

Penggusuran Bangunan

Saat ini tengah direncanakan untuk menggusur bangunan, menurut pengawas rayon Jeff Eakins.

"Kami ingin memastikan bahwa orang-orang yang dimakamkan di situs ini dihargai," ujarnya.

Walaupun radar tak bisa mengidentifikasi secara jelas apa yang ada di bawah tanah, bentuk temuan tersebut cocok dengan catatan sejarah pemakaman.

Adapun kuburan yang belum diperhitungkan, beberapa mungkin telah dipindahkan atau tidak terpantau oleh radar karena rusak, atau ukurannya kecil karena kuburan anak-anak.

"Saya sedih dengan hal ini. Ini sangat melukai," kata Presiden Asosiasi Nasional Kemajuan Masyarakat Kulit Berwarna cabang lokal, Yvette Lewis, yang dikutip Tampa Bay Times.

"Itu merupakan kebencian terhadap orang-orang seperti saya. Itu sangat menyedihkanku, bahwa orang-orang bisa membencimu sedemikian besar, bahwa mereka bisa memperlakukanmu dengan rendah," pungkasnya.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.