LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Raffi, transgender pertama yang bekerja di Gedung Putih

Dia akan menduduki jabatan sebagai direktur pengembangan dan penerimaan di Gedung Putih.

2015-08-19 12:15:00
LGBT
Advertisement

Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat telah melegalkan pernikahan sesama jenis di 50 negara bagian pada Juni lalu. Menyusul keputusan tersebut, kini Gedung Putih telah menerima seorang transgender bekerja untuk pertama kalinya.

Dikutip dari laman Mirror, Rabu (19/8), transgender tersebut bernama Raffi Freedman-Gurspan. Menurut pihak Gedung Putih, Gurspan akan menduduki jabatan sebagai direktur pengembangan dan penerimaan di Gedung Putih.

Raffi adalah seorang transgender wanita yang sebelumnya bekerja sebagai penasihat kebijakan untuk Penyetaraan Hak Transgender Nasional.

Bekerjanya Raffi di Gedung Putih seolah membuktikan konsistensi Presiden Obama dalam memberikan hak yang sama untuk kalangan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT).

Valerie Jarrett, seorang penasihat senior kepresidenan yang aktif menyuarakan isu LGBT, berpendapat Raffi merupakan cerminan prioritas baru pemerintah bagi mereka (LGBT).

"Komitmen untuk memperbaiki kehidupan transgender Amerika, khususnya bagi mereka kulit berwarna dan bagi mereka yang miskin merefleksikan nilai dari pemerintahan ini," kata Jarrett.

Direktur Eksekutif National Center for Transgender Equality (NCTE), Mara Keisling, mengatakan pada awalnya Raffi bekerja di NCTE sebagai penasihat isu ras dan keadilan ekonomi.

"Kini setelah kepindahan Raffi ke Gedung Putih makin membuktikan bahwa sikap Presiden Obama yang mendukung dalam penyetaraan kaum LGBT," tutur Keisling.

Baca juga:
Perjuangan Arus Pelangi minta pemerintah penuhi hak kaum LGBT
Mengintip komunitas lesbi di Kota Tua
Operasi ganti kelamin bisa memicu efek kejiwaan dan penyakit kanker
Eks Wamenag bilang ganti kelamin haram, tak perlu pakai fatwa
Cinta sesama, berawal dari penghianatan sang mantan

(mdk/rep)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.