LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Putin mendukung pemberontak Suriah asal ikut menyerang ISIS

Presiden Rusia membantah negaranya hanya ingin melindungi Basyar al-Assad di Suriah

2016-01-12 13:52:16
Rusia Serang ISIS
Advertisement

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan mendukung baik pasukan Presiden Suriah Basyar al-Assad dan pemberontak Suriah bila keduanya berperang melawan kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Pernyataan tersebut dikeluarkan Putin sebagai bantahan atas tudingan media Jerman yang mengatakan Rusia lebih fokus dukung Assad daripada menggempur ISIS.

"Kami sangat mendukung tentara al-Assad dan oposisi bersenjata selama mereka berperang melawan teroris. Beberapa dari mereka telah mengumumkan hal ini untuk terus berperang melawan tindakan terorisme," kata Putin seperti dilansir dari Russian Times, Selasa (12/1).

Media Barat kerap menuding Putin hanya membela Assad dan tidak fokus pada ISIS. Namun pernyataannya kali ini, Putin menyebutkan mereka semua pembohong.

Advertisement

"Mereka berbohong. Video (gempur teroris) yang mendukung versi ini muncul bahkan sebelum pilot kami mulai melancarkan serangan melawan teroris. Ini bisa dibenarkan," serunya.

Putin juga menuding soal serangan udara yang dilakukan oleh AS ke rumah sakit yang dioperasikan Dokter Lintas Batas di Kunduz, Afghanistan. "Pilot Amerika yang mengenai rumah sakit di Kunduz juga saya rasa tidak sengaja. Namun media Barat malah mendiamkannya. Mencoba untuk lupa," tuturnya geram.

Sedangkan video soal pilot Rusia yang seolah menargetkan warga sipil terus hadir dalam pemberitaan. Putin sendiri mengatakan pihaknya tak mau mengulang sejarah Libya dalam keterlibatan berantas terorisme di Suriah.

Advertisement

"Saya bisa mengatakan kepada Anda apa yang kami tak ingin terjadi. Kami tak ingin skenario Libya atau Irak terulang di Suriah," jelas Putin.

Putin menekankan bahwa Rusia ingin warga Suriah yang menentukan nasib mereka sendiri, entah Assad tetap jadi pemimpin atau tidak.

Rusia berbeda pendapat dengan kubu serangan udara lain yang dipimpin oleh Amerika Serikat soal nasib Assad. Menurut koalisi AS, termasuk negara-negara Arab, Assad harus hengkang dari Suriah, baru kesepakatan politik bisa tercapai.

Baca juga:
Rusia: ISIS bakal tamat riwayatnya di 2016
Serangan Rusia ke Suriah disebut kejahatan perang
Aksi puluhan massa kecam invasi militer Rusia ke Suriah
Serangan udara Rusia hantam warga sipil Suriah, 70 tewas

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.