LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Protes uji coba nuklir Korut, aktivis Korsel terbangkan balon

Uji coba nuklir itu dilakukan saat rakyat Korut sedang menderita karena dilanda banjir besar.

2016-09-15 16:32:47
Korea Utara
Advertisement

Puluhan ribu pamflet anti-Pyongyang disebarkan para aktivis Korea Selatan ke wilayah Korea Utara. Pamflet itu disebarkan sebagai protes uji coba nuklir pekan lalu.

Pamflet itu berisi kritikan untuk pemimpin tertinggi Pyongyang, Kim Jong-un, karena dia dirasa lebih mementingkan nuklir ketimbang rakyatnya yang tengah merasa susah akibat banjir bandang. Pamflet itu diterbangkan melalui balon dari kota perbatasan Paju, Korea Selatan.

Aksi ini rupanya digagas seorang pembelot Korea Utara yang kini menjadi aktivis di Korsel. Beberapa jam sebelum aksi penyebaran pamflet itu, Park Sang Hak, oleh kantor berita Korea Utara KCNA disebut 'sampah masyarakat yang tiada duanya sedunia'.

KCNA menyebutkan penerbangan balon sebagai respon putus asa atas kesuksesan uji coba nuklir Pyongyang.

Dikutip dari AFP, Kamis (15/9), beberapa aktivis Korsel bersama pembelot Korut sering melakukan aksi serupa selama bertahun-tahun. Aksi mereka terus-terusan berujung dengan kemarahan Pyongyang.

"Kami melakukan ini untuk menginformasikan kebenaran pada 20 juta warga Korea Utara yang kelaparan," tutur Park.

Park mengatakan Kim Jong-un tidak punya hati meluncurkan nuklir di kala rakyatnya menderita akibat banjir.

"Saat ini, ratusan ribu orang menderita karena banjir, tapi apa yang dilakukan Kim Jong-un? Dia malah melakukan uji coba nuklir. Jadi siapa yang pantas disebut 'sampah masyarakat'?" serunya.

Banjir bandang yang melanda Korea Utara sejak beberapa hari lalu setidaknya menewaskan 133 orang, sementara 400 lainnya dilaporkan hilang. Pihak Korea Utara sendiri mengaku membutuhkan bantuan suplai makanan dan hal tersebut bergantung dari badan internasional yang datang.

Sayangnya, Kim Jong-un selaku pemimpin tertinggi tetap berkukuh menutup negaranya untuk bantuan internasional tersebut.

Baca juga:
Warga dan militer Korea Utara rayakan keberhasilan uji coba nuklir
Korea Utara larang warga 'nyinyir' soal Kim Jong-un
Korea Utara diduga baru saja uji coba bom nuklir terkuat!
Keseriusan Kim Jong-un lihat peluncuran roket balistik dari teropong
China kecam pengiriman sistem misil AS ke Korea Selatan di KTT G20
Bahagianya Kim Jong-un sukses luncurkan rudal berbasis kapal selam

Advertisement
(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.