LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pria Ini Kaget, Ternyata Benda yang Dibeli di Pasar Loak Meriam Berusia 600 Tahun

Pemilik barang ini awalnya tidak sadar akan nilai sejarah dari benda tersebut.

2023-06-21 15:05:00
Sains
Advertisement

Dibeli dari pasar loak di Inggris dengan harga 20 pounsdterling atau sekitar Rp380 ribu, benda yang awalnya disangka dekorasi taman ternyata merupakan bagian dari meriam tangan berusia 600 tahun.

Pemilik barang ini awalnya tidak sadar akan nilai sejarah dari benda tersebut. Dia kaget saat juru lelang mengungkapkan meriam tangan ini sudah ada sejak tahun 1400-an dan bernilai puluhan juta.

Meriam tangan ini dilelang kepada Hanson's Auctioneers dengan harga yang ditaksir mencapai 2.000 sampai 3.000 poundsterling atau sekitar Rp57 juta, 100 kali lebih mahal dari harga penjualannya di pasar loak.

Advertisement

Asal muasal dari meriam ini masih mejadi teka-teki, terutama bagaimana meriam tersebut bisa berada pada tangan penjual di pasar loak.

Dikutip dari Ancient Origins, Rabu (21/6), terdapat residu tanah di dalam meriam tangan ini yang mengindikasikan bahwa barang ini ditemukan terkubur bawah tanah.

Advertisement

Pada Abad Pertengahan, meriam tangan memiliki peranan penting dalam perkembangan senjata api. Awalnya, meriam tangan hanya dipakai di China sebelum tersebar luas ke Eropa pada abad ke-14 dan ke-15.

Di Prancis, meriam tangan mulai digunakan secara luas sejak tahun 1340. Referensi pertama dalam bahasa Inggris terhadap senjata ini berasal dari abad ke-15.

"Meriam seperti ini umumnya digunakan di Eropa kuno dari tahun 1400 hingga 1450. Senjata ini mennjadi pionir senjata kecil lain dan mekanismenya cukup sederhana," kata pemilik Hanson’s Auctioneers, Charles Hansons.

Nilai sejarah dari meriam tangan ini membuatnya menjadi signifikan. Senjata ini menandakan evolusi dari persenjataan, terutama transisi dari penggunaan senjata tradisional menuju modern.

"Penemuan meriam ini benar-benar menakjubkan. Biasanya meriam ini akan diletakkan di atas alat kayu bersamaan dengan mesiu. Meriam ini kemudian berevolusi menjadi senjata dengan mekanisme pemicu," ucap Hansons.

"Cukup mencengangkan untuk mengetahui bahwa barang bersejarah ini bisa berakhir di antara bebatuan," tutupnya.

Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.