LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Presiden Volodymyr Zelenskiy Pecat Lima Dubes Ukraina

Presiden Ukraina, Volydmyr Zelensky memecat lima duta besar (dubes) yang ada di luar negeri.

2022-07-11 14:04:00
Volodymyr Zelensky
Advertisement

Presiden Ukraina, Volydmyr Zelensky memecat lima duta besar (dubes) yang ada di luar negeri. Lima dubes yang dipecat yaitu dubes Jerman, India, Republik Ceko, Norwegia, dan Hungaria.

Zelenskiy mengatakan dirinya telah menyiapkan calon dubes baru untuk lima negara tersebut. Terkait alasan pemecatan ini, Zelenskiy mengatakan ini langkah rotasi jabatan yang normal.

"Rotasi ini hal normal dalam praktik diplomatik," ujarnya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Independent, Senin (11/7).

Advertisement

Belum diketahui apakah lima dubes yang dipecat ini akan dipindah ke jabatan baru.

Selama ini Zelenskiy mendesak para diplomatnya untuk menarik dukungan internasional dan bantuan militer untuk Ukraina ketika negara itu dihadapkan dengan invasi Rusia.

Hubungan Kiev dengan Jerman, negara yang sangat bergantung pada pasokan minyak Rusia, sangat sensitif. Andriy Melnyik, yang ditunjuk Zelenskiy menjabat dubes di Jerman pada akhir 2014, sangat dikenal para politikus dan diplomat di Berlin.

Advertisement

Melnyk selama ini terkenal cukup lantang bersuara dan berdebat di media sosial. Dia menjuluki politikus dan intelektual yang menentang bantuan senjata untuk Ukraina sebagai "pereda".

Melnyk pernah menuding Kanselir Jerman, Olaf Scholz bersikap seperti "sosis hati menyebalkan" saat Scholz tidak segera menerima undangan Presiden Zelenskiy untuk berkunjung ke Kiev.

Kiev dan Berlin saat ini saling bertentangan terkait turbin buatan Jerman yang diperbaiki di Kanada. Jerman ingin Ottawa mengembalikan turbin tersebut ke perusahaan gas alam Rusia, Gazprom untuk mengalirkan gas ke Eropa. Namun Kiev mendesak Kanada untuk menjaga turbin tersebut, karena mengembalikannya ke Rusia akan melanggar sanksi terhadap Moskow.

Pada Sabtu, Kanada mengatakan akan mengembalikan turbin tersebut.

Baca juga:
Zelenskyy Ungkap Obrolan dengan Jokowi: Dampak Blokade Rusia Picu Kelangkaan Pangan
Presiden Ukraina Puji Jokowi: Kewenangan Anda di Dunia Internasional Sangat Tinggi
Ukraina Larang Buku dan Musik dari Rusia
Presiden Ukraina Sebut Pertempuran di Donbas Bakal Jadi yang Paling Brutal di Eropa

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.