LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Presiden Iran klaim AS kirim pesan setiap hari untuk minta negosiasi

AS memutuskan untuk menarik diri dari perjanjian nuklir dan memberlakukan kembali sanksi untuk Iran. Namun di sisi lain AS juga membujuk Iran untuk bernegosiasi.

2018-09-08 20:22:17
Nuklir Iran
Advertisement

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, Amerika Serikat terus mengirim pesan kepadanya untuk memulai negosiasi. Hal itu diungkapkan Rouhani dalam sebuah pidato disiarkan oleh televisi milik pemerintah.

Rouhani mengungkapkan, sikap AS bertolak belakang dengan yang selama ini ditunjukkan di hadapan publik. Sebab, pihak AS memutuskan untuk menarik diri dari perjanjian nuklir dan memberlakukan kembali sanksi untuk Iran. Namun di sisi lain AS juga membujuk Iran untuk bernegosiasi.

Bahkan, kata Rouhani, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengan para pemimpin Iran untuk mendiskusikan ini.

Advertisement

"Di satu sisi mereka mencoba menekan rakyat Iran, tetapi di sisi lain mereka mengirimi kami pesan setiap hari melalui berbagai metode untuk mendesak kami datang dan bernegosiasi bersama," kata Rouhani, dikutip dari laman Reuters, Sabtu (8/9).

"Mereka bilang, bahwa kita harus bernegosiasi di sini dan di sana. Mereka ingin menyelesaikan masalah. Haruskah kami melihat pesan-pesan itu? Atau haruskah kami mengingat kembali tindakan kasar mereka?" lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, AS terus memaksa Iran untuk menghentikan program nuklir dan juga dukungan terhadap kelompok militan di Suriah dan Irak. Hal itu sudah dibantah keras oleh Iran.

Advertisement

Karena tidak melihat perkembangan berarti dari Iran, AS pun memutuskan untuk keluar dari perjanjian nuklir Iran pada Mei lalu. AS juga memberikan sanksi kepada Iran yang menargetkan sektor minyak negara tersebut.

Sejak saat itu, Iran harus menghadapi perang ekonomi, psikologis dan propaganda. Bahkan Rouhani pun menuding AS dan Israel sebagai musuh utama Iran.

Baca juga:
AS ajak India stop impor minyak mentah Iran
Jika perang benar terjadi, Jenderal Iran pastikan tak ada kemenangan bagi AS
Menlu Iran sebut AS usik kedaulatan banyak negara
Pejabat AS: Bantuan Uni Eropa untuk Iran sebagai 'pesan yang salah'
Ahli PBB sebut sanksi terhadap Iran 'tidak adil dan ambigu'
Jerman akan kaji ulang kemitraan dengan AS

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.